Perbedaan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer

Negara Indonesia merupakan salah satu Negara di dunia yang menganut sistem pemerintahan presidensial dalam bentuk Negara demokrasi.Pengertian sistem pemerintahan presidensial itu sendiri merupakan salah satu bentuk sistem pemerintahan yang ada di dunia selain sistem pemerintahan parlementer dan juga sistem pemerintahan semi-presidensial.

Perbedaan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer

Nah, jika pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai sistem pemerintahan Indonesia. Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan secara lebih rinci dan detail mengenai perbedaan sistem pemertintahan presidensial dan parlementer yang merupakan salah satu sistem pemerintahan di dunia.

Perbedaan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer

Adapun Perbedaan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini.
  • Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan
Perbedaan dari kedua sistem pemerintahan tersebuat yang pertama adalah dilihat dari segi kepala Negara dan kepela pemerintahannya.Nah, dalam sistem pemerintahan presidensial baik kepala negara maupun kepala pemerintahannya dijabat oleh seorang presiden sehingga dalam hal ini tidak ada pemisahan diantara keduanya.Jadi, tugas dari presiden adalah mengatur jalannya pemerintahan sekaligus berfungsi secara simbolis.

Sedangkan sistem pemerintahan parlementer memiliki presiden / sultan / raja sebagai kepala negara yang fungsinya hanya secara simbolis yang memiliki peran secara seremonial dalam melantik, mengesahkan, maupun mengukuhkan UU (Undang-Undang) dan kabinet.Namun ketika menjalankan pemerintahannya dalam sistem ini presiden akandibantu oleh perdana menteri yang berperan sebagai kepala pemerintahan. Jadi, dengan kata lain terdapat pemisahan tanggung jawab dan tugas antarakepala negara dan kepala pemerintahan.
  • Pemilihan Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan
Perbedaan selanjutnya dapat dilihat dari pemilihan kepala Negara dan kepala pemerintahan antar keduanya.Pada sistem pemerintahan presidensial kepala Negara yang sekaligus menjabat sebagai kepala pemerintahanakan dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilu. Pada umumnya pemilu ini akan dilaksanakanketika menjelang habisnya masa jabatan presiden dan wakil presiden periode sebelumnya.

Sedangkan berbeda dengan sistem pemerintahan parlementer yang mana perdana menteri akandipilih oleh parlemen melalui penunjukan secara langsung untuk menjalankan fungsi eksekutif. Dalam sistem pemerintahan parlementer juga ada pemlu yang dilakukan oleh rakyat hanya untuk memilih anggota parlemen.
  • Lembaga Supremasi Tertinggi
Perbedaan berikutnya terletak pada lembaga tertinggi negara untuk sistem pemerintahan tertentu yang mana pada sistem pemerintahan presidensial tidak ada istilah lembaga supremasi tertinggi atau lembaga tertinggi Negara. Jadi dalam sistem ini yang ada hanyalah  yang ada supremasi konstitusi dimana kedaulatan rakyatlah yang dijunjung tinggi. Namun walaupun demikian antar lembaga Negara masih bisa saling mengawasi guna menghindari penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan wewenang dan menghindari dampak korupsi bagi Negara.

Sedangkan pada sistem pemerintahan parlementer masih ada lembaga supremasi tertinggi yaitu parlemen dimana parlemen memiliki kekuasaan besar dalam negara baik sebagai badan perwakilan maupun badan legislatif.
  • Kekuasaan Eksekutif dan Legislatif
Perbedaan dari sistem presedensial dan parlementer yang berikutnya adalah dilihat dari kekuasaan eksekutif dan legislatif yang berbeda.Jika pada sistem pemerintahan presidensial mengijinkan kekuasaan eksekutif dan legislatif berjalan sejajar yang artinya kekuasaan keduanya sama-sama kuat sehingga tidak bisa saling menjatuhkan.

Hal ini berbeda dengan sistem pemerintahan parlementer yang tidak mengijinkan adanya kesetaraan kedudukan antara eksekutif dan legislatif.Jadi dalam sistem ini, perdana menteri beserta menteri dapat dijatuhkan oleh parlemen melalui mosi tidak percaya. Namun, jika dalam suatu perselisihantersebut  menunjukkanbahwa kabinetlah yang berada pada pihak yang benar, maka kepala negara sistem pemerintahan ini berhak untuk membubarkan parlemen.
  • Pembagian Kekuasaan Eksekutif dan Legislatif
Eksekutif dan legislatif merupakan dua lembaga yang ada dalam sebuah Negara dan memiliki peran masing-masing yang berbeda.Dalam sistem pemerintahan presidensial baik secara kelembagaan maupun secara kepersonalan anggota terdapat pembagian kekuasaan antara eksekutif dan legislatif yang jelas.

Sedangkan pada sistem pemerintahan parlementer, tidak adapembagian kekuasaan antara eksekutif dan legislatif secara jelas.Hal ini karena eksekutif dipilih dari anggota legislatif atau bisa dikatakan kabinet dipilih dari anggota parlemen.
  • Tanggung Jawab Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan
Dalam hal tanggung jawab dari kepala Negara dan kepala pemerintahan antar kedua sistem pemerintahan ini juga memiliki perbedaan.Pada sistem pemerintahan presidensial, kepala negara dan kepala pemerintahan yakni presiden memiliki tanggung jawab terhadap kedaulatan rakyat. Tidak hanya itu, tindakannya juga harus  dipertanggungjawabkan terhadap konstitusi negara.

Sedangkan pada sistem pemerintahan parlementer oleh parlemenmembuat sistem pertanggungjawaban kabinet yakni perdana menteri dan para menteri dilakukan secara langsung kepada parlemen.Artinya dalam menjalankan tanggung jawabanya kabinet berada di bawah pengawasan parlemen secara langsung.Dengan begitu tanggung jawab dari kabinet menjadi sangat jelas karena bisa dilakukan pengawasan secara intens.
  • Masa Jabatan Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan
Perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer yang berikutnya juga dapat dilihat dari masa jabatan dari kepala Negara dan juga kepala pemerintahannya. Pada sistem presidensial masa jabatan dari kepala Negara dan kepala pemerintahanjelas karena sudah diatur di dalam UU misalnya setiap 5 (lima) tahun atau 6 (enam) tahun sekali.

Sedangkan pada sistem pemerintahan parlementer yang mana presiden yang dipilih secara langsung oleh parlemen atau suatu badan pemilihan umum memiliki masa jabatan tidak menentu bisa saja dalam 1 (satu) tahun dilakukan penggantian perdana menteri secara berulang-ulang.
  • Pembentukan Kabinet
Perbedaan kedua sistem pemerintahan tersebut juga dapat dilihat dari pembentukan kabinetnya.Kabinet dipilih dan dilantik sendiri oleh presiden dalam sistem pemerintahan presidensial.Bahkan mekanisme pemilihannya pun juga merupakan hak prerogatif yang dimiliki presiden karena tidak adanya UU yang mengaturnya secara khusus.

Sedangkan pada sistem pemerintahan parlementer, kabinet akan dibentuk oleh parlemen. Dimana dalam hal ini setiap anggota kabinet merupakan anggota terpilih dari parlemen sehingga bertanggung jawab langsung kepada parlemen.
  • Peran Partai Politik
Dalam hal ini peran partai politik sangat berpengaruh terhadap berjalannya suatu sistem pemerintahan.Kedua sistem pemerintahan tersebut memiliki ciri khas tertentu yang membedakannya.Partai politik berperan menjadi fasilitator yang mengusung calon presiden dan wakil presiden dalam sistem pemerintahan presidensial.Namun meskipun demikian tetap saja partai politik tidak memiliki wewenang dalam memasukkan ideologi politik kepada calon yang diusung.

Sedangkan dalam sistem pemerintahan parlementer, partai politik dapat memasukkan ideologi politik sehingga dalam hal ini partai politik dapat mempengaruhi kepemimpinan presiden dan wakil presiden terpilih.Tidak hanya itu, anggota dari partai politik sistem pemerintahan ini juga terdiri dari orang partai politik yang menang dalam pemilu.
  • Legitimasi
Proses pemilihan kepala negara dan kepala pemerintahan dari kedua sistem pemerintahan tersebut yang berbeda membuat legitimasi antar keduanya juga berbeda. Padasistem pemerintahan presidensialpresiden dipilih secara langsung oleh rakyatsehingga legitimasinya didapatkan dari rakyat.

Sedangkan pada sistem pemerintahan parlementer, legitimasi didapatkan dari parlemen.Sehingga dengan begitu, posisi dari perdana menteri dalam memerintah negara dinilai kurang kuat karena legitimasi tidak mendapatkann dukungan dari rakyat secara langsung.

Itulah beberapa perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer yang dapat kami sampaikan.Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda, terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel