Pengertian Tata Surya, Struktur dan Susunannya yang Wajib Anda Ketahui

Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai pengertian tata surya dan juga struktur komponen serta susunan tata surya. Pertama kami akan bertanya, pernahkah Anda melihat ke arah langit pada malam hari? Anda pasti akan melihat langit berwarna hitam dengan banyaknya bintang yang berkelap-kelip.

Pengertian Tata Surya, Struktur dan Susunannya yang Wajib Anda Ketahui

Bintang sendiri adalah seuah benda langit yang mengeluarkan cahaya yang terlihat seperti titik-titik cahaya dengan jumlahnya yang sangat banyak.

Bintang merupakan bagian dari tata surya. Nah, sebenarnya apa itu tata surya dan apa saja susunan dan strukturnya? Langsung saja yuk, kita bahas pada ulasan pembahasan berikut ini.

Pengertian Tata Surya

Sebenarnya apa itu tata surya? Jadi pengertian dari tata surya atau bisa disebut dengan solar system merupakan salah satu bagian alam semesta yang sangat luas. Tata surya sendiri terletak di dalam salah satu galaksi dari sekian banyak galaksi yang ada di angkasa yakni galaksi Bimasakti atau dapat dikatakan Milky Way.

Bumi sendiri juga termasuk tata surya yang ada di galaksi bimasakti. Kata Bimasakti sendiri berasal dari salah satu nama tokoh pewayangan yang memiliki kulit berwarna hitam. Penamaan tersebut digunakan karena pada saat itu orang jawa kuno menganggap bintang-bintang di langit membentuk gambar Bima yang dililit ular naga.

Sistem tata surya sendiri tersusun menjadi beberapa bagian yakni matahari, 4 planet dalam, 4 planet luar, sabuk asteroid (main asteroid belt), dan juga bagian luar dari sabuk Kuiper. Hanya enam dari delapan planet yang ada dalam tata surya yang memiliki satelit alami sedangkan 2 yang lainnya yaitu Venus dan Merkurius tidak memiliki satelit alami.

Susunan, Struktur dan Komponen Anggota Tata Surya

Apabila kita mengamati dan memperhatikan dari ruang angkasa, maka bumi akan terlihat seperti sebuah bola kecil yang bergerak mengelilingi sebuah bintang yaitu matahari. Tidak hanya bumi, jika dilihat dari luar angkasa susunan tata surya juga terdiri dari planet-planet lain yang bergerak mengelilingi matahari.

Tidak hanya planet saja yang mengelilingi matahari, namun ada juga benda-banda langit lainnya yang mengitari matahari, objek langit tersebut adalah satelit alami, asteroid, meteor, dan komet.

Dalam susunan dan sytruktur tata surya, semua benda-benda astronomi tersebut tersusun menjadi satu kesatuan dan membuat sebuah sistem yang sangat teratur. Sehingga jika dilihat dari luar angkasa maka antara planet satu dengan planet yang lain tidak akan mengalami tabrakan. Sebuah sistem yang sempurna ini dapat kita sebut sebagai tata surya.

Untuk lebih jelasnya berikuta akan kami jelaskan mengenai berbagai benda langit yang menjadi anggota tata surya
  • Bintang di Tata Surya
    Bintang sendiri adalah salah satu anggota dari tata surya yang memiliki sifat istimewa karena sama seperti matahari, ia juga bisa memancarkan cahaya sendiri. Ada banyak sekali bintang yang tidak dapat dihitung jumlahnya di dalam sistem tata surya. Bahkan matahari yang terus menerangi bumi di siang hari ini adalah salah satu jenis bintang dalam tata surya.

    Dibandingkan jenis bintang yang lainnya matahari memiliki massa yang paling besar. Dengan massa yang cukup besar inilah yang membuat adanya gaya gravitasi matahari mampu membuat planet-planet dan benda-banda langit lainnya beredar pada lintasan tertentu. Matahari merupakan salah satu bintang yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan kita sebagai manusia di bumi.

    Matahari bermanfaat sebagai sumber cahaya dan sumber panas yang sangat berguna bagi seluruh makhluk hidup termasuk kita sebagai manusia.
  • Planet-planet
    Berbeda dengan bintang, planet merupakan salah satu benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri, namun hanya bisa merefleksikan cahaya matahari. Berbagai macam planet yang ada di tata surya juga memiliki massa dan gravitasi yang cukup sehingga bisa membentuk struktur bulat. Tak heran jika mereka juga memiliki lintasan orbit yang bersih (tidak memiliki benda langit lainnya di dalam orbitnya).

    Nama-nama planet yang ada di tata surya adalah merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturunus, Uranus, dan Neptunus. Nama-nama planet yang sudah kami sebutkan diatas adalah planet yang sudah diurutkan berdasarkan jaraknya dari matahari mulai dari yang paling dekat hingga yang paling jauh. Karena adanya garis edar planet yang berbentuk elips, jarak antara matahari dengan planet akan berubah-ubah setiap waktunya.
  • Satelit di Tata Surya
    Susunan anggota tata surya yang berikutnya adalah satelit yang selalu mengitari planet. Semua satelit akan bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet-planet yang diputarinya yakni merkurius, venus, bumi, mars, Jupiter, saturnus, Uranus dan Neptunus. Tidak hanya itu, satelit juga berputar pada porosnya dan memutari planet yang diiringinya. Satelit yang ada dalam tata surya dapat dibagi menjadi 2 jenis jika didasarkan pada keberadaannya yaitu satelit alami dan satelit buatan.
  • Asteroid di Tata Surya
    Asteroid dalam tata surya merupakan salah satu benda astronomi yang berbentuk pecahan kecil dan beredar pada lintasan yang terletak di antara orbit planet Mars dan Yupiter. Menurut informasi proses terbentuknya asteroid terjadi bersamaan dengan proses terbentuknya planet sesuai dengan susunanannya dalam tata surya.

  • Komet (Bintang Berekor)
    Komponen tata surya yang berikutnya adalah komet. Pengertian dari komet adalah benda langit yang memiliki ukuran kecil. Komet terdiri dari material penyusun sejumlah partikel-partikel bebatuan, kristal, es, dan gas. Komet juga sering terlihat seperti suatu benda langit yang memiliki cahaya dan berbentuk memanjang seperti ekor.

    Oleh karena itu, banyak orang yang menyebut komet sebagai bintang berekor. Tubuh komet sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu bagian inti, koma, dan juga ekor komet.
  • Meteor atau Meteorid
    Meteor merupakan benda langit yang memilki gerakan sangat cepat dan memiliki lintasan yang tidak teratur. Apabila anda pernah mendengar istilah bintang jatuh, maka itu sebenarnya adalah sebuah meteor yang bisa dilihat oleh manusia.

    Jadi, peristiwa sebenarnya yang terjadi saat seseorang melihat bintang jatuh adalah sebuah meteor yang bergerak bebas di tata surya yang mana jatuhnya meteor terjadi karena tertarik oleh gaya gravitasi Bumi.

    Pada saat meteor jatuh menuju permukaan bumi maka meteor bergesekan dengan atmosfer bumi dan memancarkan cahaya. Karena gesekan tersebutlah yang membuat suhu meteor semakin naik dan terbakar sampai akhirnya menguap di luar angkasa. 
Sekarang anda sudah tahu kan apa pengertian dari tata surya dan susunan, struktur serta komponen yang ada dalam tata surya. Pastinya anda bertanya-tanya apa yang menjadi pusat dari tata surya. Matahari merupakan pusat tata surya karena semua benda langit yang berada di luar angkasa dan termasuk ke dalam anggota tata surya terus mengelilinginya.

Hal ini disebabkan oleh massa matahari yang lebih besar dibandingkan benda langit yang lainnya. Semoga informasi mengenai tata surya ini bermanfaat bagi anda semua. Terimakasih.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel