Pengertian Etnosentrisme Menurut Para Ahli, Dampak, Faktor Penyebab, dan Contoh Etnosentrisme

Dalam ilmu mata kuliah atau mata pelajaran sosiologi Anda akan menemukan satu istilah yang mungkin bagi yang sudah pernah menempuh mata pelajaran ini tidak asing lagi dengan kata Etnosentrisme. Apa yang dimaksud Etnosentrisme? Pastinya pertanyaan itulah yang akan pertama kali muncul di benak Anda pada saat mempelajari materi ini.

Pengertian Etnosentrisme Menurut Para Ahli, Dampak, Faktor Penyebab, dan Contoh Etnosentrisme

Jadi, istilah yang wajib dipahami oleh Anda yaitu etnosentrisme yang sudah ada atau melekat dalam diri manusia sejak ia dilahirkan. Istilah ini akan selalu hadir dalam konteks seseorang yang mengambil ilmu sosio-humaniora. Oleh karena itu, untuk lebih lengkapnya mengenai pengertian etnosentrisme, dampak dari hal tersebut, dan contohnya akan kami bahas pada artikel dan pembahasan berikut ini. Langsung saja yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Etnosentrisme

Pada awalnya penggunaan istilah etnosentrisme diciptakan oleh salah satu ilmuan yang bernama W. G. Summer lebih tepatnya pada tahun 1906. Kata atau istilah ini diciptakan untuk menggambarkan bias antara kelompok-dalam dan kelompok-luar yang mana sikap, perilaku, dan adat istiadat tanpa keraguan dan kritik dianggap lebih unggul bagi tata sosial. Jadi, dengan kata lain Etnosentrisme memiliki konotasi negatif di dalam masyarakat.

Jadi, secara sederhana pengertian etnosentrisme adalah persepsi atau pemahaman yang dimiliki oleh individu atau kelompok tertentu. Dimana individu atau kelompo tertentu ini menganggap bhawa kebudayaan sendiri lebih baik dari budaya yang lain, baik jika dilihat dari segi bahasa, perilaku, kebiasaan, juga agama.

Pengertian Etnosentrisme Menurut Para Ahli

Lalu, bagaimana pengertian etnosentrisme menurut para ahli? Adapun pengertian Etnosentrisme menurut beberapa para ahli yang mendalami ilmu sosiologi ini antara lain adalah sebagai berikut. 
  • Coleman  dan  Cressey
Menurut Coleman dan Cressey pengertian etnosentrisme merupakann suatu istilah dimana seseorang yang berasal dari kelompok etnis yang cenderung melihat budaya mereka sebagai yang terbaik dibandingkan dengan kebudayaan yang lainnya.
  • Hogg
Sedangkan pengertian etnosentrisme menurut Hogg adalah suatu kegiatan yang melibatkan  atribusi  internal dan juga eksternal dalam kehidupan masyarakat.
  • Taylor, Peplau dan Sears
Taylor, Peplau dan Sears mengemukakan bahwa definisi etnosentrisme merupakan sesuatu hal yang mengacu pada kepercayaan kelompok masyarakat, yang menganggap bahwa kebudayaannya selalu superior dibandingkan dengan kebudayaan yang lain.
  • Hariyono
Hariyono berpendapat bahwa arti dari istilah etnosentrisme sebagai suatu perasaan in group dan out group dalam dasar sikap yang dilakukan oleh seseorang.
  • Harris
Harris memiliki pandangan pengertian etnosentrisme adalah kecenderungan seseorang yang menganggap bahwa kelompoknya lebih baik dibandingkan kelompok yang lain. Dengan begitu perasaan yang seperti ini akan pada akhirnya akan mendorong tindakan-tindakan yang tidak rasional, seperti melakukan kekerasan, peperangan, tawuran, dan lain sebagainya.
  • Sumner
Pengertian etnosentrisme menurut Sumner adalah suatu kecenderungan manusia yang mengikuti naluri biologinya untuk mementingkan diri sendiri, dan menganggap bahwa dirinya lebih unggul dari orang lain, sehingga biasanya mereka akan menjadi seorang individualistik. Akibat sikap yang berlebihan tanpa adanya pengontrolan ini akan membuat hubungan yang bersifat antagonistik (pertentangan) dengan hadirnya kebudayaan lain.
  • Zastrow
Zastrow berpendapat bahwa pengertian atau definisi dari etnosentrisme ialah suatu sikap yang dilakukan oleh kelompok etnis secara tertutup tanpa mempertimbangkan keadaan kelompok sosial lainnya.
  • Levine  dan  Campbell
Yang terakhir adalah pengertian  etnosentrisme menurut Levine dan Campbell. Mereka berdua mengartikan bahwa  etnosentrisme merupakan pandangan kelompok tertentu di mana yang berasal dari satu budaya untuk menilai budaya yang lain yang memiliki nilai berbeda dengan kebudayaanya.

Jadi, dilihat dari beberapa pengertian dari etnosentrisme yang dikemukakan oleh beberapa para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian etnosentrisme yakni adalah suatu sikap fanatisme suku bangsa yang ada dalam diri individu, kelompok, atau komunitas tertentu. Yang mana mereka akan menganggap dan memiliki perasaan bahwa kebudayaan dan cara hidup yang mereka miliki lebih baik dari kebudayaan yang lainnya.

Faktor Penyebab Etnosentrisme

Ternyata adanya perasaan atau sikap etnosentrisme tidak serta merta terjadi begitu saja karena ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya sikap etnosentrisme dalam masyarakat. Beberapa faktor pernyebab etnosentrisme antara lain yaitu faktor budaya politik dan pluralisme dari bangsa Indonesia sendiri.
  • Budaya Politik
    Faktor budaya politik adalah suatu faktor dasar yang menjadi penyebab munculnya sikap etnosentrisme. Hal ini akan terjadi terutama pada budaya politik masyarakat yang cenderung tradisional dan tidak rasional. Seperti yang kita tahu, suatu kelompok masyarakat yang terlibat dalam politik seringkali mementingkan kepentingan mereka sendiri mulai dari suku, etnis, agama, dan lain sebagainya akan cenderung memiliki sikap egois dan pada akhirnya timbul sikap etnosentrisme.
  • Pluralitas Bangsa Indonesia
    Faktor penyebab etnosentrisme yang berikutnya adalah akibat pluralitas bangsa Indonesis itu sendiri. Seperti yang kita tahu, bangsa kita Indonesia adalah suatu bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras, dan golongan. Nah, ternyata adanya pluralitas tersebut menyebabkan terjadinya banyak permasalahan terutama timbulnya sikap etnosentrisme. Hal ini disebabkan oleh karena setiap suku, agama, ras, dan golongan yang mana mereka akan berusaha untuk mendapatkan kekuasaan dan juga menguasai kelompok lainnya.

Dampak Etnosentrisme

Apa dampak dari sikap etnosentrisme di masyarakat? Jika kita lihat dari pengertiannya, etnosentrisme yang ada di masyarakat memiliki dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negative. Adapun beberapa dampak tersebut antara lain adalah sebagai berikut
  • Dampak Positif Etnosentrisme
Munculnya sikap etnosentrisme yang ada pada diri individu, kelompok, atau komunitas tertentu ternyata memiliki dampak positif. Adapun beberapa dampak positif tersebut antara lain adalah adanya rasa patriotisme yang besar, yang terpenting mengintimkan tolong-menolong yang menimbulkan sama rasa, rasa cinta pada tanah air yang kuat, menjaga persaudaraan, membuat kestabilan kebudayaannya, dan lain sebagainya.
  • Dampak Negatif
Selain memiliki dampak positif, sikap etnosentrisme juga memiliki dampak negatif. Adapun beberapa dampak negatif dari lahirnya etnosentrisme jika dilihat dari beragam contoh konflik dalam masyarakat misalnya seperti menciptakan suatu kondisi yang mengganggu perkembangan yang mengarah pada kemajuan, menghambat asimilasi kebudayaan, lahir beragam aliran politik, ketergantungan dengan anggota kelompoknya, dan lain-lainnya.

Contoh Etnosentrisme


Untuk lebih jelasnya agar anda lebih mengerti pengertian etnosentrisme berikut akan kami berikan beberapa contoh etnosentrisme antara lain adalah sebagai berikut
  • Etnosentrisme dalam Politik
Contoh etnosentrisme dalam bidang politik sebenarnya sudah sering terwujud dalam kelompok masyarakat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Indonesia. Dimana orang-orang yang termasuk dalam kelompok DPR adalah kumpulan orang-orang yang terpilih untuk mewakili suara rakyat, namun pada kenyataannya ada beberapa oknum yang lebih mengutamakan kepentingan partai politiknya sendiri dibandingkan dengan kepentingan rakyat, baik hal-hal yang dilakukan secara implisit atau eksplisit.
  • Etnosentrisme Dalam Kehidupan Sehari-hari
Jika dilihat dari kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal pergaulan, contoh sikap etnosentrisme yang masih sering terjadi baik secara sadar ataupun tidak sadar adalah seperti misalnya melakukan tindakan bullying, atau bahkan mengejek atau menjauhi temannya yang berasal dari Papua karena mereka memiliki kulit yang hitam serta rambutnya yang ikal atau keriting.
  • Etnosentrisme di Indonesia
Contoh sikap etnosentrisme yang sering terjadi di Indonesia, misalnya terjadi pada pemakaian koteka yang dilakukan oleh masyarakat papua pedalaman. Jika dilihat oleh masyarakat yang tidak berasal dari papua pedalaman, memakai koteka merupakan suatu hal yang memalukan untuk dilakukan. Namun, sebaliknya bagi warga yang berada di pedalaman papua, menggunakan koteka adalah kewajaran bahkan hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi mereka.

Itulah informasi mengenai pengertian etnosentrisme, faktor penyebab, dampak dan contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda semua. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel