Pakaian Adat Indonesia, Pengertian, Fungsi, Nilai-nilai, Jenis Pakaian Adat Indoneisa Lengkap

Pakaian sebagai salah satu kebutuhan pokok merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pakaian digunakan seseorang untuk melindungi tubuh dari lingkungan sekitar dan untuk menutup tubuh agar lebih leluasa beraktifitas dalam kehidupannya.

Pakaian Adat Indonesia, Pengertian, Fungsi, Nilai-nilai, Jenis Pakaian Adat Indoneisa Lengkap

Namun seiring dengan perkembangan jaman dalam kehidupan manusia, pakaian adalah salah satu hasil dari kebudayaan modern yang semakin hari semakin berkembang, sehingga tidak hanya digunakan sebagai pelindung dan penutup tubuh tetapi juga digunakan sebagai simbol status, jabatan, agama ataupun kedudukan dari seseorang yang memakainya, sehingga pengaruh tersebut menghasilkan beraneka jenis pakaian yang juga memiliki beraneka fungsi.

Beraneka jenis pakaian tersebut memiliki ciri khas masing-masing tergantung pada adat-istiadat, kebiasaan, dan budaya tertentu.

Oleh karena hal itu terciptalah pakaian adat, suatu pakaian yang dibuat dengan jenis tertentu dan untuk suatu fungsi tertentu. Artikel ini akan membahas uraian tentang pakaian adat, terutama mengenai definisi, fungsi, nilai, dan jenis pakaian adat yang ada di Indonesia.

Definisi Pengertian Pakaian Adat Indonesia

Terlebih dahulu kita lihat definisi pakaian adat menurut beberapa sumber pustaka sebelum kita menarik kesimpulan tentang apa yang dimaksud dengan pakaian adat itu sendiri.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pakaian adat adalah pakaian resmi khas daerah.
Menurut Wikipedia, pakaian adat adalah salah satu cara untuk menunjukkan identitas, status sosial, perkawinan atau agama yang biasanya dikaitkan dengan wilayah geografis atau periode waktu dalam sejarah.

Dari kedua sumber pustaka di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pakaian adat adalah pakaian yang memiliki ciri khas tertentu yang dijadikan identitas, status sosial, status perkawinan, atau agama dari sebuah daerah yang sudah diwariskan dari jaman nenek moyang.

Setelah kita mengetahui definisi pakaian adat, kita juga perlu mengetahui apa fungsi dan makna pakaian adat itu sendiri bagi daerah yang diwakilinya. Karena sesuai dengan namanya, pakaian adat bukanlah pakaian biasa yang dipakai untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Mari kita kaji mengenai fungsi dan makna pakaian adat di pembahasan selanjutnya.

Fungsi Pakaian Adat di Indonesia

Secara umum, pakaian berfungsi untuk melindungi tubuh. Namun pakaian adat tidak hanya berfungsi demikian. Pakaian adat memliki fungsi-fungsi tertentu yang berhubungan erat dengan adat istiadat dan kepercayaan masyarakat di daerahnya. Berikut adalah beberapa fungsi pakaian adat:
Fungsi pakaian tidak hanya untuk melindungi tubuh, namun juga mempunyai fungsi-fungsi tertentu lainnya yang berhubungan dengan adat dan kepercayaan masyarakat. Beberapa fungsi pakaian adat bagi masyarakat adalah sebagai berikut:
  • Fungsi Budaya
    Pakaian adat biasanya dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang menjadi ciri khas suatu daerah sehingga membedakan daerah tersebut dengan daerah lain. Oleh karena itu, pakaian adat menjadi simbol yang dipakai dalam pelaksanaan upacara adat atau dalam acara-acara adat tertentu lainnya.
  • Fungsi Estetika
    Pada pakaian adat dapat dilihat ada berbagai bentuk hiasan dan motif dan disertai dengan beragam warna yang mengandung makna-makna tertentu. Keragaman hiasan, motif dan warna ini menjadikan pakaian adat menampilkan keindahan dan menunjukkan nilai estetika dari suatu daerah.
  • Fungsi Religius
    Pakaian adat juga mengandung arti dan makna keagamaan atau kepercayaan. Hal ini dapat kita lihat dari model, hiasan, motif dan warnanya. Suatu pakaian adat dapat merepresentasikan suatu agama atau kepercayaan tertentu karena umumnya dipakai pada pelaksanaan upacara keagamaan atau upacara adat.

    Pakaian adat juga menunjukkan nilai-nilai dan moral-moral kehidupan masyarakat suatu daerah sesuai dengan pengaruh agama atau kepercayaan yang berlaku yang mayoritas dianut oleh masyarakatnya.
  • Fungsi Sosial
    Pada umumnya, pakaian adat yang dipakai di suatu daerah merupakan pakaian yang dipakai oleh keseluruhan masyarakat daerah tersebut pada acara-acara tertentu tanpa membedakan status sosialnya. Namun, ada juga suatu daerah yang membedakan pakaian adat berdasarkan kedudukan masyarakatnya dalam tatanan kehidupannya.

    Misalnya, pakaian adat bagi raja atau golongan bangsawan berbeda dengan pakaian adat masyarakat biasa. Atau pakaian adat yang mewah hanya dipakai oleh golongan ekonomi tertentu dan tidak umum dipakai oleh masyarakat luas.
  • Fungsi Simbolik
    Pakaian adat mempunyai makna simbolik tertentu dilihat dari perhiasan dan aksesoris yang dipakai pada upacara-upacara adat. Selain itu, makna simbolik tidak hanya diwakili oleh pakaian adat itu sendiri tetapi juga oleh peralatan upacara yang digunakan.

Nilai-nilai dari Pakaian Adat Indonesia

Pakaian adat juga mempunyai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Mari kita lihat apa saja nilai dari pakaian adat yang perlu kita ketahui.
  • Nilai Tradisi
    Pakaian adat yang dipakai pada suatu upacara adat telah menjadi tradisi di suatu daerah selama bertahun-tahun. Hal ini menjadi ciri khas dan keunikan masyarakat di daerah tersebut. Oleh karena itu, dapat dipelajari mengenai tradisi masyarakat yang bersangkutan dari pakaian adat yang dipakai. 
  • Nilai Pelestarian Budaya
    Pakaian adat yang saat ini dipakai oleh masyarakat di suatu daerah merupakan warisan budaya dari nenek moyang mereka yang harus dilestarikan. Dengan melestarikan pakaian adat berarti juga melestarikan kekayaan daerah.  
  • Nilai Sosial
    Pakaian adat menjadi simbol tertentu yang mewakili status sosial suatu daerah. Dan nilai-nilai sosial yang terkandung juga sebagai media untuk menyatukan masyarakatnya.
Pembahasan selanjutnya adalah mengenai bentuk dari pakaian adat. Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa yang secara administratif tergabung dalam 34 provinsi, tetapi setiap daerah diwakili oleh suatu pakaian adat resmi dari masing-masing provinsi. Seperti apakah bentuk pakaian adat dari tiap-tiap provinsi di Indonesia, mari kita simak info berikut.

Jenis Pakaian Adat di Indonesia

Setiap daerah atau provinsi di Indonesia terdiri dari banyak suku, tetapi ada satu pakaian adat dari masing-masing provinsi tersebut yang mewakili sebagai suatu identitas dari provinsi di ruang lingkup nasional.
  1. Pakaian Adat Aceh, bernama pakaian Ulee Balang, untuk pria disebut baju Linto Baro, dan untuk wanita disebut baju Daro Baro.
  2. Pakaian Adat Sumatera Utara, secara umum bernama kain ulos
  3. Pakaian Adat Riau, secara umum bernama pakaian adat Melayu Riau
  4. Pakaian Adat Sumatera Barat, bernama pakaian adat Bundo Kanduang
  5. Pakaian Adat Kepulauan Riau, bernama pakaian adat kebaya labuh dan teluk belanga
  6. Pakaian Adat Bangka Belitung, bernama baju seting dan kain cual
  7. Pakaian Adat Jambi, bernama pakaian adat Melayu Jambi.
  8. Pakaian Adat Bengkulu, pakaian adat Melayu Bengkulu
  9. Pakaian Adat Sumatera Selatan, bernama Aesan Geda dan Aesan Pasangko
  10. Pakaian Adat Lampung, secara umum berbahan dasar kain tapis
  11. Pakaian Adat Banten, bernama baju Panganten
  12. Pakaian Adat DKI Jakarta, bernama Dandanan Care Haji dan Dandanan Care None Penganten Chine
  13. Pakaian Adat Jawa Barat, bernama pakaian Sukapura
  14. Pakaian Adat Jawa Tengah, bernama Jawi Jangkep dan Kebaya
  15. Pakaian Adat Yogyakarta, untuk pria memakai baju sorjan dan untuk wanita memakai kebaya
  16. Pakaian Adat Jawa Timur, bernama baju pesaan dan baju mantenan
  17. Pakaian adat Kalimantan Barat, bernama King Bibinge dan King Baba
  18. Pakaian adat Kalimantan Tengah, bernama baju sangkarut
  19. Pakaian adat Kalimantan Selatan, bernama Pengantin Babaju Kun Galung Pacinan, Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari, Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut, dan Pangantin Babaju Kubaya Panjang
  20. Pakaian adat Kalimantan Timur, bernama Ta’a dan Sapei Sapaq untuk suku dayak dan baju kustim untuk suku kutai
  21. Pakaian adat Kalimantan Utara, bernama Ta’a dan Sapei Sapaq
  22. Pakaian adat Sulawesi Barat, bernama Pattuqduq Towaine
  23. Pakaian adat Sulawesi Selatan, bernama Baju Bodo
  24. Pakaian adat Sulawesi Tengah, bernama Baju Nggembe dan Baju Koje
  25. Pakaian adat Sulawesi Tenggara, bernama Babu Nggawi dan Babu Nggawi Langgai
  26. Pakaian adat Sulawesi Utara, bernama Laku Tepu
  27. Pakaian adat Gorontalo, bernama Mukuta dan Biliu
  28. Pakaian adat Maluku, bernama baju cele atau kain salele
  29. Pakaian adat Maluku Utara, bernama Manteren Lamo dan Kimun Gia
  30. Pakaian adat Bali, bernama pakaian adat Bali
  31. Pakaian adat Nusa Tenggara Barat, bernama Lambung dan Pegon
  32. Pakaian adat Nusa Tenggara Timur, secara umum memiliki desain Ti’i langga
  33. Pakaian adat Papua Barat, bernama pakaian adat Ewer
  34. Pakaian adat Papua, bernama koteka dan rok rumbai
Pakaian adat merupakan salah satu kekayaan nasional yang wajib dilestarikan yang suatu saat akan terlupakan sehingga mengalami kepunahan. Semoga bermanfaat, terimakasih.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel