Pengertian Resensi Buku, Tujuan, Jenis-jenis, Unsur-unsur dan Contoh Resensi Buku

Contoh resensi buku bisa dengan mudah Anda dapati di internet dan koran-koran. Ada banyak pecinta buku yang membuat resensi buku sebagai bentuk apresiasi terhadap buku yang mereka baca.

Semua orang berhak membuat resensi buku, tapi tidak semua orang bisa membuat resensi buku dengan baik dan benar.


Setelah buku diterbitkan, penulis tidak bisa membatasi penilaian orang-orang atas karya yang dia keluarkan. Setiap pembaca memiliki hak untuk menilai. Tapi ada seseorang yang secara profesional membuat resensi buku. Orang yang membuat resensi secara profesional ini tentu saja sudah memiliki kapabilitas tertentu.

Pengertian Resensi


Apakah Anda pernah diminta untuk membuat contoh resensi buku oleh gurumu? Apakah Anda bisa membuatnya dengan baik? Sebenarnya, prinsip dari membuat resensi buku adalah mengulas suatu buku berdasarkan penilaianmu sendiri (penilaian pembuat resensi).

Jika dilihat dari bahasa asalnya, kata resensi ini berasal dari bahasa Latin, yaitu recensere dengan arti “menimbang”, atau “melihat kembali”, atau“menilai”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa resensi adalah suatu ulasan yang memberikan penilaian terhadap sebuah karya.

Sebenarnya resensi tidak hanya sekedar untuk buku, karya seni lain seperti film dan drama pertunjukan juga bisa di resensi.

Tujuan Resensi Buku


Sebelum Anda membuat contoh resensi buku, ada baiknya Anda mengerti tujuan dari membuat resensi ini. Jadi Anda bisa membuat resensi dengan arah yang tepat. Berikut tujuan dari resensi buku :
  • Untuk mengulas topik atau tema yang diangkat oleh buku lebih jauh lagi.
  • Untuk membicarakan nilai-nilai yang terkandung dalam buku lebih mendalam lagi. Penulis pasti memiliki nilai-nilai tertentu yang disampaikan dalam buku. Nilai-nilai yang ingin disampaikan bisa dikupas lebih mendalam melalui resensi.
  • Untuk membantu memberikan pemahaman dan juga informasi sekilas tentang isi buku. 
  • Untuk membantu pembaca lain dalam pertimbangan sebelum membeli buku. Setelah membaca resensi buku, calon pembaca akan memiliki ekspektasi tertentu, hal ini akan membantu sebagai pertimbangan.
  • Untuk membantu mengupas hal-hal yang membingungkan berkaitan dengan isi buku. Dalam buku biasanya penulis menyampaikan nilai-nilai yang tak dipahami secara umum. Dengan resensi, hal-hal yang kurang dijelaskan, bisa dikupas lebih mendalam.

Setelah mengetahui tujuan dari resensi buku, pastikan saat membuat contoh resensi buku, selain untuk memenuhi tugas, pastikan tujuan umumnya Anda penuhi jadi hasil resensimu akan lebih maksimal.

Jenis-jenis Resensi Buku


Ada 3 jenis resensi buku secara umum, yaitu :
  • Informatif. Resensi buku yang dituliskan secara singkat dan menjelaskan pandangan umum dari isi buku.
  • Deskriptif. Resensi buku yang membahas dengan menyeluruh, bahkan mendetail pada setiap bab buku.
  • Kritis. Resensi buku yang memakai metodologi ilmu pengetahuan tertentu untuk mengulas nilai-nilai yang terkandung dalam buku. Pembahasannya dilakukan secara mendalam dan penuh analisis.
Ketiga jenis ini bisa juga diaplikasikan dalam satu waktu. Pembagian jenis ini tidak baku.


Unsur-Unsur Resensi Buku

Dalam membuat contoh resensi buku, Anda perlu mengetahui unsur-unsur yang terkandung dalam sebuah resensi. Berikut unsur-unsur yang perlu Anda masukan dalam sebuah resensi.
  • Judul Resensi
Setiap resensi memiliki judul tersendiri. Judul seharusnya dibuat lebih menarik dan membuat penasaran. Contoh resensi buku yang kerap ditunjukan biasanya memiliki judul sederhana seperti “Resensi Buku A”. Judul semacam ini akan sangat membosankan dan tidak menarik. Jika Anda membuat contoh resensi buku sendiri, buatlah judul yang menarik.
  • Identitas buku
Setiap buku pasti memiliki identitas tertentu. Dalam resensi, identitas ini perlu Anda cantumkan. Beberapa hal yang menjadi identitas dan perlu untuk dimasukan dalam sebuah resensi adalah :
  • Judul buku yang ingin di resensi
  • Nama penulis atau nama pengarang buku yang ingin di resensi
  • Nama dari penerbit buku
  • Jumlah halaman keseluruhan buku
  • Tahun terbit buku dan cetakan keberapa
  • Nomer ISBN
  • Harga buku

  • Isi resensi buku
Pada isi resensi Anda bisa menuliskan sinopsis singkat dari buku tersebut dan ulasan yang ingin Anda berikan. Karena ulasan buku ini sifatnya menilai, Anda diperbolehkan menuliskan opini atau penilaian pribadimu terhadap buku tersebut.

Ada baiknya Anda melakukan riset kecil-kecilan mengenai latar belakang penulisnya. Setiap penulis tentu memiliki ciri khas tertentu. Dengan mengetahui latar belakang penulis, Anda akan bisa melakukan analisis lebih mendalam terhadap karya ciptaannya.

Anda juga bisa memberikan beberapa kutipan dari buku tersebut.

  • Kelemahan dan keunggulan.
Sampaikanlah keunggulan atau kelebihan dan juga kelemahan buku tersebut menurut pandanganmu. Untuk bisa menemukan kelemahan dan kelebihan, pastikan Anda membaca buku tersebut dengan seksama dan cukup mendalam.
  • Penutup.
Pada bagian ini berisi kesimpulan dari contoh resensi buku yang Anda buat. Anda bisa menyampaikan juga buku ini cocok untuk karakter orang yang seperti apa.


Contoh Resensi Buku

Berikut ini akan dibuatkan contoh resensi buku yang sederhana, semoga bisa memberi sedikit gambaran.

Judul Resensi:
Dilan dan Romansa Sempurna Masa SMA

Identitas Buku:

  • Judul Buku: Dilan. Dia adalah Dilanku Tahun 1990
  • Tahun Terbit: 2015
  • Cetakan: Pertama
  • Penulis: Pidi Baiq
  • Penerbit : Pastel Books, Mizan Media Utama
  • Jumlah Halaman: 332 halaman
  • Nomor Edisi : ISBN 978-602-7870-41-3

Isi Resensi:
 
Novel ini berlatar di Bandung pada tahun 1990. Tokoh utama pada novel ini, Milea dan Dilan adalah siswa SMA. Novel ini mengangkat romansa antara mereka berdua, yang kabarnya kisah ini diangkat dari kisah nyata. Novel ini dikisahkan menggunakan sudut pandang pertama dari tokoh Milea.

Milea adalah seorang siswi pindahan yang cantik. Kabar mengenai kecantikan sosok Milea sampailah ke telinga Dilan. Dilan adalah sosok yang nyentrik. Dia kerap berulah di sekolah. Dia bahkan menjadi panglima tempur dari salah satu geng motor. Yang lebih aneh, di balik kenakalannya, Dilan adalah siswa yang cerdas.

Dilan secara terang-terangan mendekati Milea. Cara-cara aneh kerap dilakukan Dilan. Mulai dari meramal hingga memberikan hadiah yang aneh-aneh. Keanehan-keanehan yang Dilan lakukan untuk mendekati Milea inilah yang membuat hati Milea luluh dan mulai tertarik dengan Dilan.

Banyak kejadian-kejadian yang mewarnai romansa antara Dilan dan Milea. Mulai dari kecemburuan Milea pada Susi, konflik Milea dengan Beni, konflik Dilan dan Akew, dan banyak hal lainnya.

Kisah romansa mereka berdua diceritakan begitu manis dan unik. Dilan yang menyukai sastra juga kerap memberikan rayuan yang ajaib pada Milea. Cewek-cewek yang membaca novel ini pasti akan senyum-senyum sendiri menyimak tingkah Dilan.


Kelebihan:
 
Pidi Baiq sangat ahli dalam membangkitkan karakter-karakter dalam novel ini. Karakter Milea dan Dilan bisa terasa sangat hidup, terlebih karakter Dilan. Romansa yang dihadirkan tidak menye-menye, manisnya sangat pas.

Romansa anak SMA yang dikisahkan terasa begitu dekat dan begitu nyata. Tak heran jika banyak yang merasa relate dengan kisah di novel ini.

Kekurangan:
 
Konflik yang mewarnai kisah romansa Dilan dan Milea terasa kurang kuat. Ada beberapa konflik yang mencuat, tapi konfliknya seakan kurang dibangun secara mendalam dan hanya sekilas lalu.

Kesimpulan:
 
Novel ini sangat menyenangkan untuk dibaca. Kesederhanaan yang dihadirkan malah membuat novel ini terasa mewah. Novel ini sangat cocok untuk Anda yang membutuhkan bacaan dengan kisah yang ringan dan tak terlalu njlimet.

Itu dia contoh resensi buku Dilan yang sederhana. Tentu saja untuk resensi yang lebih serius Anda bisa melakukan pembahasan yang lebih mendalam dan kompleks. Tapi setidaknya contoh resensi buku ini bisa menjadi gambaran. Selamat mencoba membuat resensi buku favoritmu.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel