Pengertian Metode Penelitian, Tujuan, Jenis-jenis dan Contoh-contoh Metode Penelitian

Contoh metode penelitian bisa Anda lihat dari buku skripsi yang dibuat mahasiswa untuk syarat kelulusan. Biasanya metode penelitian diletakan pada BAB III pada karya tulis. Bagi seseorang akademisi, mempelajari metode penelitian sangatlah penting.

Pengertian Metode Penelitian, Tujuan, Jenis-jenis dan Contoh-contoh Metode Penelitian


Sebelum Anda terjun untuk meneliti suatu hal, Anda harus menentukan dulu metode penelitian yang akan Anda gunakan. Metode penelitian ini akan membantumu mendapatkan data. Dengan menjalankan metode penelitian secara tepat, data yang akan Anda dapatkan juga akan semakin valid.

Pengertian Metode Penelitian


Sebelum melihat lebih jauh tentang contoh metode penelitian, Anda lebih dulu harus mengenal apa itu meto metode penelitian. Metode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mengumpulkan data sesuai dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

Ada kata kunci yang harus Anda pahami untuk mengerti secara mendalam tentang metode penelitian. Kata kuncinya adalah : cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan.

  • Cara ilmiah.
Aktifitas penelitian harus dijalankan sesuai dengan syarat keilmiahan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Rasional artinya masuk akal dan pikiran manusia bisa menjangkaunya, empiris artinya bisa dideteksi dengan indra manusia, dan sistematis artinya prosesnya dikerjakan sesuai langkah-langkah yang sifatnya logis.

  • Data.
Penelitian menghasilkan data. Data yang diakui adalah data yang bersifat valid. Valid artinya  tingkat ketepatan dari hasil penelitian dan kenyataan dilapangan. Untuk mendapatkan data yang valid, peneliti harus melakukan pengujuan validitas dan reliabilitasnya.

-    Tujuan dan kegunaan. Umumnya, penelitian memiliki tujuan tertentu yaitu untuk pembuktian suatu hal, pengembangan suatu hal atau menemukan suatu hal baru.

  • Tujuan Penelitian

Sebelum mendalami tentang contoh metode penelitian, ada baiknya kita mempelajari apa itu penelitian lebih dahulu. Pertama-tama dimulai dari tujuan penelitian. Secara spesifik berikut tujuan dari penelitian:
  • Tujuan Penemuan Teoritis. Penelitian dilakukan untuk mengetahui suatu hal. Hasil penelitian tidak bisa dimanfaatkan langsung. Penelitian ini biasanya disebut Basic research atau pure research.
  • Tujuan Pengembangan Praktis. Penelitian dilakukan untuk menemukan suatu hal yang bisa langsung dimanfaatkan manusia dalam memudahkan hidup. Penelitian ini disebut juga applied research.

    Tujuan penelitian praktis terbagi lagi dalam beberapa jenis diantaranya:

    • Tujuan Eksplorati. Untuk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum ada.
    • Tujuan Verifikatif. Untuk menguji atau membuktikan validitas dari pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.
    • Tujuan Pengembangan. Untuk mengembangkan pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.


Jenis-jenis Penelitian 


Untuk memilih contoh metode penelitian yang tepat, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis penelitian. Penelitian secara garis besar dibagi dalam 2 jenis, yaitu berdasarkan tujuan dan juga berdasarkan kegunaannya.

Penelitian berdasarkan Pada Tujuan

Yang masuk dalam kategori penelitian jenis ini adalah :

  • Penelitian Eksploratoris. Penelitian dilakukan pada hal yang masih jarang diteliti orang. Atau dengan kata lain, penelitian-penelitian sebelumnya belum pernah menyentuh hal ini.
  • Penelitian Deskriptif. Penelitian ini dikerjakan untuk memberi penjelasan secara lebih merinci pada permasalahan sosial.
  • Penelitian Eksplanatoris. Penelitian dikerjakan untuk menguji hipotesa untuk membuktikannya. Lebih lanjut bisa digunakan untuk memperkuat hipotesa, atau bisa juga untuk menolak teori darihipotesa yang sudah dikemukakan. 

Penelitian Berdasarkan Pada Kegunaan


Yang masuk dalam kategori penelitian jenis ini adalah

  • Penelitian Murni. Penelitian ini untuk menemukan suatu pengetahuan baru. Penelitian tidak memperhatikan kegunaan jangka pendek.
  • Penelitian Terapan. Penelitian dilakukan untuk menemukan suatu hal yang bisa memecahkan atau memudahkan masalah-masalah di kehidupan praktis.
  • Penelitian Aksi. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan tindakan khusus yang sebelumnya telah ditelaah secara teoritis. Hal ini supaya pemecahan masalah bisa didapatkan sesegera mungkin.
  • Penelitian Kebijakan. Penelitian dilakukan untuk membuat kebijakan yang didasarkan pada data dan fakta lapangan. Biasanya, hasil dari produk penelitian ini berupa undang-undang.
  • Penelitian Evaluasi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai suatu program atau kebijakan.

Contoh-contoh Metode Penelitian


Mari kita masuk dalam pembahasan mengenai metode penelitian. Ada beberapa contoh metode penelitian, beberapa macam yang perlu Anda tau diantaranya adalah :

Metode Historis.

Metode historis digunakan untuk merekonstruksi sejumlah informasi pada kejadian di masa lampau secara sistematis dan menghasilkan data obyektif. Dengan cara mengumpulkan sejumlah data, menilai data tersebut, melakukan pembuktian kemudian mensintesiskan bukti yang terjadi di lapangan. Hal ini dilakukan supaya kesimpulan yang didapatkan cukup kuat dalam hubungan antar hipotesis.

Contoh metode penelitian secara historis dilakukan dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan terbuka pada suatu kejadian di masa lampau oleh peneliti sosial. Setelah itu, peneliti akan memberi beberapa jawaban berdasarkan beberapa data yang sudah disusun dengan format paradigma penjelasan.

Dengan kata lain, penelitian dengan metode ini sangatlah kritis pada perkembangan sosial, pengalaman masa lampau, dan kesaksian dari sumber-sumber sejarah.

Metode Deskriptif

Metode deskriptif digunakan untuk mengumpulkan sekumpulan data secara terperinci, mendalam dan juga aktual. Dalam penelitian deskriptif akan dijelaskan mengenai gejala-gejala yang sudah ada seperti pengenalan terhadap masalah dan pemeriksaan terhadap kondisi yang masih berlaku.

Penelitian ini juga membuat perbandingan dalam penentuan solusi suatu masalah.

Metode penelitian ini menekankan pada kegiatan observasi lapangan dengan kondisi yang masih alamiah. Contoh metode penelitian secara deskriptif, jadi peneliti akan terjun ke lapangan kemudian berdasarkan fakta yang dia amati secara langsung, dia membuat catatan secara sistematis.

Metode Korelasional

Metode penelitian korelasional dilakukan dengan cara  menghubungkan salah satu variabel dengan variabel lainnya. Hubungan yang terjalin antar variabel itu disebut korelasi. Metode ini sangat cocok diaplikasikan untuk meneliti sejumlah variabel yang kompleks dan juga rumit, yang mana sangat sulit diselesaikan jika menggunakan metode eksperimental.

Hubungan yang muncul antar variabel tadi bisa digunakan sebagai suatu bahan prediksi.

Metode Penelitian Eksperimental

Metode penelitian Eksperimental dilakukan dengan cara memanipulasi atau mengontrol situasi dan juga kondisi alamiah supaya menghasilkan kondisi buatan. Metode ini hanya bisa dilakukan jika peneliti bisa melakukan manipulasi pada obyek penelitian.

Menilik hal tadi, maka dalam metode penelitian eksperimental ini, ada 3 pokok hal yang dilakukan, yaitu  yaitu aktifitas manipulasi, kontrol dan pengamatan.

Metode Penelitian Eksperimen Semu (Kuasi Eksperimental)

Metode penelitian ini memiliki pengukuran dampak, perlakuan, dan juga unit eksperimen, tapi tidak menggunakan suatu penugasan acak untuk menghasilkan perbandingan atas perubahan yang ditimbulkan perlakuan.

Secara umum metode penelitian dibagi 2 yaitu kualitatif dan kuantitatif.

Metode penelitian Kualitatif

Contoh metode penelitian kualitatif akan menghasilkan suatu rumusan yang merupakan suatu hasil dari penjelasan secara kualitas, dijelaskan dengan makna tertentu dan tidak menggunakan angka.

Tujuan utama menggunakan metode ini pada sebuah penelitian adalah agar peneliti bisa menjelaskan dengan terperinci suatu masalah dengan pendekatan ilmiah sosial.

Metode Kuantitatif

Contoh metode penelitian kuantitatif, biasanya akan menghasilkan sejumlah data yang mengandung angka. Data yang mengandung angka ini memiliki struktur yang jelas dan datanya juga spesifik.

Itu dia beberapa contoh metode penelitian. Setiap jenis metode penelitian cocok digunakan untuk penelitian tertentu. Jadi dalam melaksanakan suatu penelitian, pemilihan metode penelitian yang tepat akan sangat berpengaruh pada hasil data yang didapatkan.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel