Contoh Proposal Penelitian yang Baik dan Benar Beserta Cara Membuatnya

Contoh Proposal Penelitian yang Baik - Menurut KBBI daring, proposal (n) adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Sedangkan penelitian (n) menurut KBBI adalah 1) pemeriksaan yang teliti; penyelidikan; baik penelitian di lapangan (field research) maupun penelitian di perpustakaan (library research) 2) kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip atau teori-teori dari suatu bidang ilmu.

Contoh Proposal Penelitian yang Baik dan Benar Beserta Cara Membuatnya


Proposal penelitian menurut Sugiyono (2013) adalah pedoman yang berisikan berbagai kegiatan serta langkah-langkah sistematis yang akan diikuti oleh seorang peneliti dalam melaksanakan suatu penelitian.

Maka dapat kita simpulkan bahwa proposal penelitian adalah suatu pedoman yang berbentuk dokumen yang berisi rancangan serangkaian kegiatan penelitian secara sistematis dan objektif dalam melaksanakan suatu penelitian. Jadi, proposal penelitian dibuat sebelum seorang peneliti membuat sebuah penelitian.

Tujuan dan Fungsi dibuatnya proposal penelitian


Proposal penelitian bertujuan dan berfungsi untuk 1) melaksanakan penelitian, mendapatkan bantuan dana, memperoleh perizinan, mendapatkan dukungan maupun sponsor; 2) menampilkan dan memecahkan pokok pemasalahan penelitian; 3) menampilkan bagaimana data-data terkait dikumpulkan, disajikan, dan diinterpretasikan.

Jenis-Jenis Proposal Penelitian beserta Penjelasannya


  • Proposal Penelitian Pengembangan
    Proposal yang isinya berupa rancangan kegiatan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah-masalah aktual dan hasil dari penelitian ini digunakan sebagai penerapan ilmu dalam menyelesaikan masalah.

  • Proposal Penelitian Kajian Pustaka
    Proposal yang dibuat untuk memecahkan suatu masalah yang berdasar pada penelaahan secara kritis dan secara mendalam terhadap bahan-bahan pustaka terkait. Dan biasanya dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber pustaka yang kemudian disajikan dengan cara baru dan atau untuk keperluan baru.

  • Proposal Penelitian Kualitatif
    Proposal ini mengungkapkan gejala secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks melalui pengumpulan data dari latar yang alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen utama.

  • Proposal Penelitian Kuantitatif
    Proposal yang isinya berupa pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, lalu dikembangkan menjadi permasalahan beserta pemecahannya yang diajukan untuk memperoleh pembenaran dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan.


Pedoman Cara Membuat Proposal Penelitian


Langkah pertama dalam pembuatan proposal penelitian adalah dengan menentukan judul penelitian dan topik penelitian. Karena judul dan tema merupakan gambaran keseluruhan dari penelitian. Tema dan judul harus menarik, belum pernah digunakan oleh orang lain, dan harus bersifat mengenai sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Setelah kita tahu tujuan, fungsi, dan jenis proposal penelitian, kemudian menentukan tema dan judul penelitian maka kita lanjut pada sistematika pembuatan proposal penelitian secara umum agar pengajuan Anda dapat di-approved. 

Mari kita mulai tentukan hal-hal terkait dalam sistematika proposal penelitian.

1. Latar Belakang Masalah


Memaparkan hal-hal yang menjadi alasan, pemikiran, dan alas an yang melatarbelakangi pengajuan topik atau permasalahan dalam penelitian. Anda harus menguraikan secara garis besar penelitian yang Anda lakukan dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan berikut, yaitu a) Mengapa penelitian dilakukan, b) Bagaimana cara penelitiannya, dan c) Apa tujuan penelitian

2. Batasan Masalah


Diuraikan mengenai batasan-batasan penelitian agar ruang lingkup permasalahan yang diteliti tidak melebihi batas, seperti pengumpulan data, batasan analisis, dan lainnya. Jelaskan secara sistematis tentang definisi, asumsi dan ruang lingkup batasan kegiatan penelitian.
 
3. Maksud dan Tujuan Penelitian
Menjelaskan hal-hal yang ingin dicapai dan sasaran yang ingin dituju dalam penelitian dan harus dirumuskan sesuai dengan kepentingan penelitian.

4. Manfaat Penelitian
 
Manfaat penelitian biasanya berhubungan dengan hal-hal yang akan disumbangkan dari hasil penelitian, baik secara teoritis maupun praktis, ditulis berdasarkan segi keilmuan, yang berguna bagi diri sendiri atau objek yang diteliti.

5. Kerangka Teori


Memaparkan hal-hal yang bersifat umum yang kemudian mengerucut ke hal-hal yang lebih spesifik yang merupakan masalah yang telah diidentifikasi.

6. Tinjauan Pustaka
 
Isinya mengenai dasar pemikiran dan dasar-dasar teori berhubungan dengan permasalahan yang diteliti, hasil-hasil penelitian sejenis yang pernah dilakukan oleh peneliti lain sebagai bahan informasi penelitian yang sedang, akan dilakukan, dan sudah atau belum dilakukan oleh orang lain. Juga berguna untuk menentukan langkah-langkah penelitian berikutnya.

7. Metode Penelitian  

Berisi rancangan penelitian, objek dan lingkup studi , sumber data, tekhnik pengumpulan data, tekhnik analisis data, pengolahan data, analisis data, tempat dan waktu penelitian, populasi dan sampel penelitian, jenis dan sumber penelitian, etika penelitian, hingga bahan-bahan yang diinput maupun jadwal penelitian.

8. Sistematika Penulisan
 
Merupakan sistematika penulisan dalam penelitian. Dimulai dari bab pertama sampai bab akhir. Sistematika penulisan merangkum outline dari proposal penelitian yang akan diajukan.

9. Daftar Pustaka
 
Berisi sumber literature dan sumber pustaka yang digunakan dalam penyusunan proposal penelitian.

Bagaimana menurut Anda? Sudah cukup jelaskah? Sekarang mari kita lanjut untuk melihat satu contoh proposal penelitian skripsi, yang merupakan studi literatur yang telah sesuai standar, diambil dari salah satu proposal penelitian mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di suatu Universitas negeri di kota Bandung.

RENCANA PENELITIAN

JUDUL PENELITIAN    : PENERAPAN METODE PENERJEMAHAN PADA TEKS LAPORAN YANG BERJUDUL “XXXXXX” KE BAHASA INDONESIA

NAMA MAHASISWA        : MAYA ASTUTI

NOMOR MAHASISWA        : 123456789

PEMBIMBING UTAMA        : Dr. Ilmuwan, M.Si., Apt.

PEMBIMBING PERTAMA    : Dra. Ekawati, M.Si., Apt.



BAB I

Pendahuluan

Abad ke 21 merupakan era digital dan di abad ini segala sesuatu tidak sulit didapat. Salah satunya adalah informasi yang dapat dengan mudah diperoleh dari berbagai literatur di media online.

Banyak informasi yang disampaikan di media online di Indonesia ataupun dari luar negeri menggunakan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Dalam jenis teks yang menggunakan Bahasa Inggris seringkali terdapat kosa kata yang kurang dipahami oleh pembaca. Hal ini akan mengakibatkan informasi yang disampaikan pada teks sumber (TSu) tidak bisa diterima secara akurat oleh pembaca.

Penelitian ini merupakan studi kasus penerjemahan teks laporan yang berjudul “xxxxxxxxx” sebagai teks sumber (TSu) pada sebuah media online The Jakarta Post ke dalam Bahasa Indonesia yang merupakan teks sasaran (TSa).

Topik tersebut dipilih karena: 1) saat ini sedang viral di berbagai media, 2) teks sumber (TSu) tersebut merupakan tulisan dari seorang native speaker, dan 3)  terdapat kosa kata yang sulit untuk dipadankan ke dalam Bahasa Indonesia.

BAB II 

Tinjauan Pustaka


Menurut Catford (1965:20) dalam bukunya A Linguistic Theory of Translation: Terjemahan sebagai pengalihan wacana dalam bahasa sumber (BSu) dengan wacana padanannya dalam bahasa sasaran (BSa).

Menurut Larson (1984:3) dalam bukunya Meaning Based Translation: A Guide to Cross-Language Equivalence: Terjemahan sebagai suatu perubahan bentuk dari BSu kedalam bahasa penerima (BSa) dimana makna harus dijaga untuk tetap sama.

Menurut Newmark (1988:5) dalam bukunya A Textbook of Translation: Terjemahan adalah menggungkapkan makna suatu wacana ke dalam bahasa lain seperti wacana yang dimaksudkan oleh penulisnya.

BAB III

Pembahasan


Dalam proposal penelitian ini, penulis akan membahas dan memaparkan penerapan teknik-teknik penerjemahan pada teks sumber (TSu). Proses penerjemahan merupakan serangkaian tindakan analitis terhadap teks sumber (TSu) untuk dialihbahasakan ke dalam teks sasaran (TSa) yang sepadan sehingga menghasilkan terjemahan yang baik dan dapat dimengerti oleh pembaca. Pemaparan masalah-masalah penerjemahan ini diharapkan dapat membantu pembaca penelitian ini untuk mengetahui tentang teknik-teknik penerjemahan.

DAFTAR PUSTAKA


Budiman, R. (2011). Teori Dan Masalah Penerjemahan. Edisi Kesatu. Jakarta: Penerbit
       Universitas Terbuka.
http://www.sukabaca24.com/2016/09/teknik-penerjemahan.html. Diakses 23 April 2018.
http://www.thejakartapost.com/news/2018/03/20/how-facebook-made-its-cambridge-analytica-data-crisis-even-worse.html. Diakses 20 Maret 2018.
Karnedi. (2011). Analisis Teks Dalam Penterjemahan. Edisi Kesatu. Jakarta: Penerbit      
            Universitas Terbuka.

Akhirnya, kita sampai pada penghujung pembicaraan. Sudah cukup jelas paparan di atas bukan? Semoga bermanfaat dan selamat mengerjakan proposalnya ya.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel