Materi Pengertian Taman Nasional Beserta Fungsi, Tujuan, Manfaat dan Contoh Tanaman Nasional di Indonesia Terlengkap

Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang membawa ekosistem asli, dikelola dengan proses zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pengetahuan pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Taman nasional merupakan tidak benar satu kawasan konservasi yang punya kandungan aspek pelestarian dan pemanfaatan.

Materi Pengertian Taman Nasional Beserta Fungsi, Tujuan, Manfaat dan Contoh Tanaman Nasional di Indonesia Terlengkap


Pada awalnya, agasan pembentukan taman nasional atau national park pertama kali keluar terhadap abad ke-19. Sedangkan awal pembentukan taman nasional di Indonesia terjadi terhadap jaman th. 80-an. Penetapan taman nasional selanjutnya dilatarbelakangi berasal dari perubahan status pengelolaan terhadap kawasan yang di awalnya udah ditetapkan pemerintah Hindia Belanda sebagai suaka alam, cagar alam, margasatwa dan juga monumen alam.

Pengertian Tanam Nasional Menurut Para Ahli

UU No. 5 Tahun 1990
Menurut UU No. 5 Tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) dan Ekosistemnya, Tanaman Nasional adalag kawasan pelestarian alam yang punyai ekosistem asli, dikelola dengan proses zonasi dan dimanfaatkan untuk tujuan penelitian pengetahuan pendidikan, pariwisata alam, rekreasi dan juga menunjang budidaya.

MacKinnon et al (1993)
Menurut MacKinnon, Taman nasional adalah suatu kawasan yang diperuntukkan bagi perlindungan kawasan secara alami dan juga berpemandangan indah yang penting, secara nasional dan internasional serta yang membawa nilai di dalam pemanfaatan ilmiah, rekreasi dan juga pendidikan.

Basuni (1987)

Menurut Basuni, Taman nasional adalah kawasan konservasi di darat atau di laut yang membawa ciri-ciri keaslian dan juga keanekaragaman ekosistem yang khas karena flora dan fauna atau geomorfologis dan atau budaya, yang membawa nilai keindahan yang secara keseluruhan menyangkut mengenai keperluan dan juga merupakan suatu warisan kekayaan alam nasional ataupun internasional, yang dikelola dengan tujuan pengawetan sumberdaya alam, pendidikan, rekreasi, penelitian, dan turisme.


Ditjen PHKA Departemen Kehutanan dan Perkebunan
Menurut Ditjen PHKA Departemen Kehutanan dan Perkebunan, Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang punyai ekosistem asli, dikelola dengan proses zonasi yang dimanfatkan untuk tujuan penelitian, pengetahuan pengetahuan, pendidikan, rekreasi alam, dan menunjang budidaya.

Fungsi dan Tujuan Taman Nasional

Adapun faedah dan tujuan taman nasional yaitu:
  • Memelihara umpama yang mewakili unit biotik utama untuk melestarikan fungsinya di dalam ekosistem.
  • Memelihara keanekaragaman ekologis dan hukum lingkungan
  • Memelihara sumber daya genetik (plasma nutfah)
  • Memelihara obyek, susunan dan tapak peninggalan atau warisan kebudayaan
  • Melindungi panorama alam tapi terbatas terhadap sebagian areal taman nasional
  • Menyediakan layanan rekreasi dan turisme, tapi terbatas terhadap sebagian areal taman nasional
  • Menyediakan layanan pendidikan, penelitian dan pemantauan lingkungan di di dalam areal alamiah.
  • Mendukung pembangunan dan pengembangan daerah pedesaan dan pemanfaatan lahan marginal secara rasional
  • Memelihara produksi derah aliran sungai dan dicapai di dalam kaitannya dengan tujuan lain yang sesuai
  • Mengendalikan erosi dan pengendapan atau sedimentasi serta memelihara investasi daerah hilir.

Manfaat Taman Nasional

Adapun faedah taman nasional diantaranya seperti:

Estetika
Taman nasional dapat memelihara keseimbangan kehidupan baik biotik maupun abiotik di daratan maupun perairan.

Jaminan jaman depan
Keanekaragaman sumber daya alam yang ada dikawasan konservasi baik di darat maupun perairan yang punyai jaminan untuk dimanfaatkan secara batasan bagi suatu kehidupan yang lebih baik untuk generasi saat ini dan juga generasi yang bakal datang.

Ekonomi
Taman nasional dapat dimanfaatkan sehingga punyai nilai ekonomis yang dapat menunjang meningkatkan penghasilan penduduk maupun devisa negara.

Pendidikan dan Penelitian

Taman nasional dapat dijadikan sebagai daerah pengembangan pengetahuan pengetahuan, pendidikan dan juga penelitian.

Ekologi

Taman nasional dapat memelihara keseimbangan kehidupan baik biotik maupun abiotik di daratan maupun perairan.


Macam-Macam Zona Taman Nasional

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 68 Tahun 1998, ada sebagian jenis zona kawasan taman nasional, diantaranya yaitu:

Zona Inti

Zona Inti merupakan bagian taman nasional yang punyai keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya dan juga mewakili formasi biota tertentu dan/atau suatu unit yang di dalam penyusunannya merupakan ciri khas berasal dari eksosistem di dalam kawasan nasional yang keadaan fisiknya tetap asli dan belum diganggu oleh manusia yang punyai keadaan alam, baik berwujud biota maupun fisiknya yang tetap asli dan tidak atau belum diganggu manusia. Zona inti taman nasional punyai luas yang memadai dan wujud tertentu guna menanggung kelangsungan hidup jenis tertentu.

Fungsi zona inti taman nasional yaitu untuk perlindungan ekosistem, pengawetan flora dan fauna khas beserta dengan habitatnya yang sensitif terhadap problem dan perubahan, sumber plasma nutfah berasal dari jenis tumbuhan dan satwa liar, untuk terdapatnya keperluan penelitian dan juga danya pengembangan pengetahuan pengetahuan, penunjang budidaya dan juga pendidikan.

Zona Rimba
Zona Rimba adalah kawasan yang merupakan habitat atau daerah jelajah untuk memelihara dan menunjang upaya perkembangbiakan jenis satwa liar. Pada zona ini terkandung ekosistem dan keanekaragaman jenis yang berfungsi untuk menyangga pelestarian zona inti dan berfungsi sebagai daerah kehidupan jenis satwa migran.

Fungsi zona rimba yaitu untuk kegiatan pengawetan dan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan alam bagi keperluan penelitian, habitat satwa migran, pendidikan konservasi, menunjang budidaya, wisata terbatas, dan menunjang zona inti.

Zona Pemanfaatan
Zona Pemanfaatan adalah zona yang punyai daya tarik alam diantaranya seperti satwa, tumbuhan atau suatu Info ekosistem tertentu serta formasi geologi yang indah dan unik dengan luasan yang memadai untuk menanggung kelestarian potensi dan juga berwujud daya tarik yang dapat dimanfaatkan bagi hadirnya pariwisata dan rekreasi alam.

Fungsi zona pemanfaatan taman nasional yaitu sebagai pengembang an pariwisata alam dan juga rekreasi, jasa lingkungan, pendidikan pengembangan dan peneltian yang dapat menunjang hadirnya pemanfaatan dan juga kegiatan penunjang budidaya.

Contoh Taman Nasional di Indonesia

Saat ini terkandung 50 Taman Nasional di Indonesia yang dikelola di bawah Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, diantaranya seperti Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatera Utara dan Aceh; Taman Nasional Kerinci Seblat di Jambi; Taman Nasional Bukit Barisan Selatan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan; Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur; Taman Nasional Lorentz di Papua Barat; Taman Nasional Ujung Kulon di Banten dan lain sebagainya.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel