Membahas Materi Pengertian Representatif Beserta Proses Terjadinya Representasi Menurut Para Ahli Lengkap

Membahas Materi Pengertian Representatif Beserta Proses Terjadinya Representasi Menurut Para Ahli Lengkap - Representatif adalah suatu wujud kata, gambar, sekuen, cerita dan sebagainya yang mewakili ide, emosi, fakta dan sebagainya. Representasi berikut miliki ketergantungan pada isyarat dan terhitung citra yang tersedia dan dimengerti secara cultural, di dalam pelajaran bahasa, pesan dan penandaan yang berbagai macam ataupun terhitung secara sistem tekstual yang sifatnya timbal balik. Atau lebih tepatnya representatif berkaitan bersama mewakili atau perwakilan.

Membahas Materi Pengertian Representatif Beserta Proses Terjadinya Representasi Menurut Para Ahli Lengkap

Sedangkan pengertian representatif di dalam seni budaya adalah suatu tipe seni adalah suatu tipe seni yang melukiskan atau mengartikan suatu suasana nyata berlangsung di dalam kehidupan penduduk saat ini ini.

Representasi bukan suatu aktivitas atau sistem statis melainkan sistem dinamis yang tetap berkembang bersamaan bersama ada kemampuan intelektual dan terhitung kebutuhan pengguna isyarat yakni manusia yang tetap mengalami aktivitas gerak dan terhitung dinamis atau berubah.

Pengertian Representasi Menurut Para Ahli

Marcel Danesi
Menurut Marcel Danesi, Representasi adalah sistem merekam ide, ilmu atau pesan di dalam beberapa langkah fisik yang disebut bersama representasi.

Cris Barker
Menurut Cris Barker, Representatif adalah kajian utama cultural studies, cultural studies yang mempusatkan pada diri kepada bagaimana suatu sistem pemaknaan representasi itu sendiri. Maksud representatif sebagai cultural studies adalah representatif adalah makna yang miliki karakter material yang tertanam di dalam bunyi, tulisan, benda dan program televisi.

Stuart Hall
Menurut Stuart Hall, Representatif adalah salah satu praktik saling produksi kebudayaan.

Eriyanto
Menurut Eriyanto, Representatif merujuk pada seseorang, satu kelompok, gagasan atau pendapat khusus di dalam pemberitaan.

David Croteau dan William Hoyens
Menurut David Croteau dan William Hoyens, Representatif adalah hasil berasal dari suatu sistem penyeleksian yang menggaris bawahi suatu hal-hal khusus dan hal lain yang diabaikan.

Goldin (2002)
Menurut Goldin, Representatif adalah sebuah konfigurasi (bentuk atau susunan) yang bisa menggambarkan, mewakili, atau melambangkan suatu hal di dalam suatu cara.

Jones & Knuth (1991)
Menurut Jones & Knuth, Representatif adalah tipe atau wujud pengganti berasal dari suatu suasana persoalan atau segi berasal dari ada suasana persoalan yang digunakan yang berfaedah di dalam mendapatkan solusi yang merupakan sebagai contoh, yang jadi suatu persoalan bisa direpresentasikan berwujud obyek, gambar, simbol matematika, dan kata-kata.

Parmentier di dalam Ludlow (2001:39)
Menurut Parmentier di dalam Ludlow, Representatif adalah aktivitas atau pertalian di mana di dalam satu hal mewakili hal lain yang sampai pada suatu level tertentu, untuk tujuan khusus dan yang ke dua oleh subjek atau interpretasi pikiran.

Steffe dkk (2002:47)
Menurut Steffe dkk, Representatif adalah sistem pengembangan mental yang udah dipunyai oleh seseorang yang udah dibuktikan dan divisualisasikan di dalam suatu tipe yang dimatematisa contohnya berwujud verbal, gambar, benda konkret, tabel, tipe manipulatif atau kombinasi berasal dari keseluruhan.


Proses Terjadinya Representatif

Berikut ini sistem terjadinya representatif diantaranya yaitu:

a. Realitas
Secara bhs tulis, realitas bisa artinya dokumen wawancara transkrip dan sebagainya. Sedangkan di dalam televisi sekiranya perilaku, make up, gerak-gerik, baju dan terhitung ucapan.

b. Representasi
Representasi adalah elemen yang ditandakan secara teknis. Dalam hal ini secara bhs postingan contohnya berwujud kata, proposisi, grafik, kalimat, foto dan caption. Dalam televisi sekiranya kamera, musik, tata cahaya, dan lain sebagainya. Elemen berikut ditransmisikan ke di dalam kode representasional yang dimasukkan diantaranya bagaimana objek. Digambarkan berwujud karakter, narasi, dialog dan setting dan lain sebagainya.

c. Ideologi
Semua elemen yang diorganisasikan di dalam koheransi dan kode ideologi, sekiranya seperti individualisme, sosialisme, kelas, materialisme, liberalisme, patriarki, ras dan lain sebagainya.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel