Membahas Materi Pengertian Ekuitas Merek Beserta Fungsi, Manfaat, Dimensi dan Indikator Ekuitas Merek Lengkap

Membahas Materi Pengertian Ekuitas Merek Beserta Fungsi, Manfaat, Dimensi dan Indikator Ekuitas Merek Lengkap - Ekuitas Merek (brand equity) adalah seperangkat aset dan keterpercayaan merk yang berkenaan dengan merk tertentu, nama atau simbol, yang dapat menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah product atau jasa, baik bagi pemasar/perusahaan maupun pelanggan.

Membahas Materi Pengertian Ekuitas Merek Beserta Fungsi, Manfaat, Dimensi dan Indikator Ekuitas Merek Lengkap


Lebih tepatnya, pengertian ekuitas merk atau merk equity adalah kebolehan dari suatu merek. Dengan merk yang kuat maka sebuah perusahaan dapat mengelola aset mereka dengan baik, menambah arus kas, meluaskan pangsa pasar, memilih harga premium, menghalangi biaya promosi, peningkatan penjualan, merawat stabilitas dan menambah keunggulan kompetitif. Menurut persektif konsumen, ekuitas merk adalah sebuah tanggapan atau tanggapan dari costumer pada produk.


Pengertian Ekuitas Merek Menurut Para Ahli

Supranto dan Limakrisna (2011:132)
Menurut Supranto dan Limakrisna, Ekuitas Merek adalah nilai yang ditentukan oleh costumer pada suatu merk di atas dan diluar karakteristik/atribut fungsional dari produk.

Kotler dan Keller (2009:263)
Menurut Kotler dan Keller, Ekuitas Merek adalah nilai malah yang diberikan pad aproduk dan jasa. Ekuitas merk dapat tercermin di dalam cara costumer berpikir, jadi dan bertindak di dalam hubungannya dengan merk dan termasuk harga, pangsa pasar dan profitabilitas yang diberikan merk untuk perusahaan.

Susanto Dan Wijarnako (2004:127)
Menurut Susanto Dan Wijarnako, Ekuitas Merek adalah seperangkat aset dan liabilitas merk yang terjalin dengan suatu merek, nama dan simbolnya, yang menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh suatu barang atau jasa kepada perusahaan atau pelanggan.

Tjiptono (2004:36)
Menurut Tjiptono, Ekuitas Merek adalah serangkaian aset dan kewajiban merk yang berkenaan dengan sebuah merek, nama, dan simbolnya, yang menambah atau mengurangi nilai yang diberikan sebuah product atau jasa kepada perusahaan dan atau pelanggan perusahaan tersebut.

Fungsi Dan kegunaan Ekuitas Merek

Menurut Simamora (2003:49), ada sebagian kegunaan dan kegunaan ekuitas merk yaitu:
  • Loyalitas terlalu mungkin terdapatnya pembelian/transaksi berulang atau terkecuali costumer tersebut adalah commited buyer, tidak cuma terhenti di pembelian ulang, tetapi costumer termasuk dapat menyarankan atau memberi rekomendasi kepada orang lain.
  • Memungkinkan perusahaan memilih harga yang lebih tinggi (premium), artinya keuntungan yang lebih tinggi untuk perusahaan.
  • Memberi kredibilitas pada product lain yang memakai merk tersebut.
  • Memungkinkan return yang lebih tinggi
  • Sebagai pembeda relatif dengan pesaing yang mengetahui bernilai dan berkesinambungan
  • Sangat fokus internal yang jelas
  • Membuat terdapatnya toleransi costumer pada kekeliruan product atau perusahaan, lewat kesetiaan yang tinggi kepada merk tersebut
  • Menjadi segi yang menarik pegawai yang berkualitas, dan termasuk mempertahankan pegawai yang loyal
  • Menarik costumer untuk cuma manfaatkan segi merk di dalam mengambil ketentuan membeli.

Dimensi Ekuitas Merek

Adapun dimensi ekuitas merk yaitu:

a. Kesadaran Merek (Brand Awareness)
Adalah kebolehan costumer untuk mengenali atau ingat lagi pada suatu merk dan menghubungkannya dengan suatu kategori product tertentu.

b. Persepsi Kualitas (Percieved Quality)
Persepsi kualitas kepada merk menunjukkkan tanggapan seluruh costumer kepada kualitas dan keunggulan yang ditawarkan merek.

c. Asosiasi Merek (Brand Association)
Asosiasi merk berkenaan dengan segala sesuatu yang terjalin di dalam memori pelanggan kepada suatu merek.

d. Loyalitas Merek (Brand Loyalty)
Loyalitas merk adalah prinsip yang kuat di dalam berlangganan atau lakukan pembelian lagi sebuah merk secara konsisten pada era yang akan datang.


Indikator Ekuitas Merek

Menurut Aeker (1996), indikator atau elemen ekuitas merk diantaranya yaitu:
  • Kesadaran merk (brand awareness)
  • Asosiasi merk (brand association)
  • Persepsi kualitas (percieved quality)
  • Loyalitas merk (brand loyalty)
  • Aset lain yang berkenaan dengan merk (other brand-related assets), layaknya hak paten dan lain sebagainya.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel