Penjelasan Pengertian Bank Garansi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Bank Garansi Terlengkap

Penjelasan Pengertian Bank Garansi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Bank Garansi Terlengkap - Bank Garansi adalah suatu jaminan yang diberikan bank terhadap pihak khusus baik perorangan, perusahaan, badan ataupun instansi lainnya dalam bentuk surat jaminan. Tujuan pemberian jaminan berikut yakni bank menanggung bakal membayar atau menerima kewajiban berasal dari pihak yang dijaminkan terhadap pihak yang menerima jaminan, jikalau di lantas hari yang dijamin tidak memenuhi kewajiban terhadap pihak lain sesuai dengan perjanjian.

Penjelasan Pengertian Bank Garansi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Bank Garansi Terlengkap


Pengertian Bank Garansi Menurut Para Ahli

SK Direksi BI NO. 23/88/KEP/DIR 18 Maret 1991
Menurut SK Direksi BI NO. 23/88/KEP/DIR 18 Maret 1991, Bank Garansi adalah warkat yang diterbitkan oleh bank (penjamin) yang berupa kewajiban membayar terhadap pihak peneria garansi (kreditur) apabila pihak yang dijamin (debitur) cidera janji atau wanprestasi.

Lukman Dendawijaya (2005)
Menurut Lukman Dendawijaya, Bank Garansi adalah suatu pernyataan tertulis berasal dari pihak bank mengenai kesanggupan pihak bank untuk membayar pihak ketiga apabila terjadi kondisi khusus yakni nasabah bank berikut tidak mampu melaksanakan pembayaran sesuai dengan perjanjian atau tidak mampu memenuhi kewajiban lainnya.

Bank Indonesia (BI)
Menurut Bank Indonesia, Bank Garansi adalah jaminan pembayaran yang diberikan kepada penerima jaminan jikalau pihak yang dijamin tidak memenuhi kewajibannya.

Malayu S.P. Hasibuan (2006)
Menurut Malayu S.P. Hasibuan, Bank Garansi adalah suatu sertifikat jaminan berasal dari bank terhadap pemilik proyek atas nama kontraktor yang mana nilai berasal dari bank garansi ini harus mirip identik atau tidak boleh tidak serupa dengan nilai proyek yang dijamin.

Kasmir (2002)
Menurut Kasmir, Bank Garansi adalah jaminan pembayaran bank terhadap pihak khusus baik berupa perusahaan, lembaga, bagan ataupun perorangan yang mana pemberian jaminan atau garansi ini bertujuan agara bank menanggung seutuhnya untuk membayar kewajiban berasal dari pihak yang dijamin kepada pihak yang menerima jaminan. Dalam perihal ini, jikalau pihak yang dijamin dikemudian hari ternyata tidak mampu memenuhi kewajiban kepada pihak lainnya atau terkandung cidera janji.

Tujuan Bank Garansi

Secara umum, target bank garansi yaitu:
  • Sebagai alat untuk mempermudah atau memperlancar perdagangan barang dan jasa.
  • Menghilangkan kekuatiran sebab penerima jaminan mirip sekali tidak bakal mengalami kerugian jikalau pihak yang dijamin tidak mampu memenuhi atau melalaikan kewajibannya.
Selain target lazim tersebut, bank garansi miliki target sebagai berikut:

  • Bagi bank target bank garansi yakni untuk memberi tambahan fasilitas maupun kemudahan dalam memperlancar kesibukan transaksi nasabah dalam perihal mengerjakan suatu bisnis atau proyek, meraih keuntungan berasal dari ongkos yang harus dibayar oleh nasabah dan juga jaminan lawan yang diberikan.
  • Bagi pemegang jaminan, target bank garansi yakni untuk berikan kepercayaan bahwa pemegang jaminan tidak bakal mengalami kerugian jikalau pihak yang dijaminkan melalaikan kewajibannya, sebab pemegang jaminan bakal meraih tukar rugi berasal dari pihak perbankan yang menerbitkan bank garansi tersebut;
  • Memberikan rasa aman dan ketentraman dengan berusaha, baik bagi bank maupun pihak lainnya
  • Menumbuhkan rasa saling yakin satu mirip lain pada pemberi jaminan, yang dijaminkan dan yang menerima jaminan.


Jenis-Jenis Bank Garansi

Berikut adalah jenis-jenis bank garansi, diantaranya yaitu:

a. Bank Garansi untuk Tender (Bid Bond/Tender Bond)
Ada 2 jenis bank garansi untuk tenser yaitu:
  • Bank garansi untuk tender dalam negeri
  • Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan terhadap bouwheer (pemberi pekerjaan) untuk kepentingan leveransir/kontraktor yang bakal ikuti tender luar negeri tersebut.
  • Bank garansi untuk tender luar negeri
  • Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan terhadap kontaktor yang bakal ikuti tender pemborong di mana bouwheer atau pemberi pekerjaan adalah pihak luar negeri

b. Bank Garansi untuk Penerimaan Uang Muka Kerja (Advance Payment Bond)
Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan pepada bouwheer (pemberi kerja) terhadap kontraktor untuk menerima pembayaran berupa uang muka.

c. Bank Garansi untuk Pelaksanaan Pekerjaan (Performance Bond)
Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan terhadap bouwheer (pemberi kerja) untuk kepentingan kontraktor guna menanggung pelaksanaan pekerjaan yang diterima.

d. Bank Garansi untuk Pemeliharaan (Retention Bond)
Bank Garansi kepada Maskapai Pelayaran (Shipping Guarantee)

e. Bank Garansi untuk Pita Cukai Tembakau
Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan terhadap kantor bea cukai untuk kepentingan perusahaan rokok guna penangguhan pembayaran pita cukai tembakau atas rokok yang dikeluarkan pabrik untuk pengedar.

f. Bank Garansi untuk Perdagangan (Agen, Dealer)
Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan terhadap agen atau dealer perdagangan.

g. Bank Garansi untuk Penangguhan Bea Masuk
Bank garansi ini adalah bank garansi yang diberikan kantor bea cukai untuk kepentingan pemilik barang guna penangguhan pembayaran barang bea masuk.

f. Bank Garansi untuk Pembelian Aktiva Tetap
g. Bank Garansi kepada Departemen Pertambangan dan Energi
h. Bank Garansi untuk menanggung Pemberi Kredit
i. Bank Garansi untuk Pembelian/Pengadaan Bahan Baku

Contoh Bank Garansi

Berikut sebagian semisal bank garansi:

a. Contoh Bank garansi untuk jaminan uang muka

b. Contoh bank garansi untuk perdagangan

0 Response to "Penjelasan Pengertian Bank Garansi, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Bank Garansi Terlengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...