Penjelasan Pengertian Badan Usaha, Jenis, Bentuk dan Contoh Badan Usaha Terlengkap

Badan Usaha adalah kesatuan hukum (yuridis), tekhnis dan ekonomis yang mempunyai tujuan untuk melacak keuntungan atau laba. Seringkali badan usaha disamakan bersama dengan perusahaan, padahal keduanya berbeda. Perbedan badan usaha dan perusahaan yang paling utama yaitu badan usaha merupakan lembaga sedangkan perusahaan merupakan daerah dimana badan usaha tersebut mengelola faktor produksi.

Penjelasan Pengertian Badan Usaha, Jenis, Bentuk dan Contoh Badan Usaha Terlengkap


Jenis dan Bentuk Badan Usaha

Berikut style dan wujud badan usaha, diantaranya:

Badan Usaha Berdasarkan Jenis Kegiatannya
Berdasarkan style kesibukan yang dilakukan, badan usaha dibedakan menjadi:

a. Badan Usaha Agraris
Kegiatan badan usaha ini yaitu mengelola sumber energi alam untuk membuahkan barang tertentu. Contohnya seperti perkebunan karet, peternakan sapi dan lain sebagainya.

b. Badan Usaha Ekstraktif
Kegiatan badan usaha ini yaitu mengambil hasil sumber energi alam seperti hasil laut, hasil hutan, pertambangan minyak bumi dan lain sebagainya.

c. Badan Usaha Pertambangan
Kegiatan badan usaha ini yaitu membeli dan menjajakan ulang barang tanpa membuat perubahan wujud barang tersebut.

d. Badan Usaha Industri
Kegiatan badan usaha ini yaitu produksi baku jadi bahan jadi atau barang siap pakai.

e. Badan Usaha Jasa
kegiatan badanusaha ini yaitu mengimbuhkan pelayanan dan kemudahan di dalam rangka memenuhi kebutuhan.

Berikut ini adalah jenis-jenis atau bentuk-bentuk badan bisnis yang ada di Indonesia, diantaranya:

Koperasi
Koperasi adalah organisasi bisnis yang punya dan dioperasikan oleh orang-orang demi keperluan bersama. Landasan kegiatan koperasi yakni berdasarkan prinsip gerak an ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan utama pembentukan koperasi adalah untuk mewujudkan penduduk yang adil, makmur, sejahtera dan berdiri sendiri atas basic pancasila dan UUD 1945. Landasan koperasi indonesia yakni Pancasila sebagai landasan idiil dan UUD 1945 sebagai landasan hukum.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara adalah badan bisnis yang dimiliki oleh negara. Berdasarkan UU RI No. 18 th. 2003, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Secara umum adalah badan bisnis yang semuanya atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara lewat penyertaan secara segera yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN merupakan badan bisnis yang semua atau sebagian modalnya milik Pemerintah. Status pegawai badan bisnis ini adalah karyawan BUMN bukan pegawai negeri. Terdapat 3 macam atau style BUMN yakni Perjan, Perum, dan Persero.

a. Perjan
Perjan adalah bentuk badan bisnis milik negara yang semua modalnya dimiliki pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan terhadap masyarakat, agar senantiasa merugi. Sekarang telah tidak ada perusahaan BUMN yang mengfungsikan style perjan sebab besarnya ongkos untuk pelihara perjan selanjutnya cocok bersama Undang Undang (UU) Nomor 19 th. 2003 perihal BUMN. Contoh Perjan diantaranya PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) tapi kini berpindah jadi PT.KAI.

b. Persero
Persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi didalam saham yang semua atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki oleh Negara bersama obyek utama memperoleh keuntungan.


Ciri-ciri persero yaitu:


Bertujuan melacak laba (Komersial)
Modal lebih dari satu atau seluruhnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan berwujud saham
Dipimpin oleh direksi
Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta
Badan usahanya ditulis PT (nama perusahaan) (Persero)
Tidak beroleh layanan negara
Tujuan Persero yaitu:
  • Untuk sediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya terlampau kuat
  • Untuk beroleh keuntungan untuk menambah nilai badan usaha.
Contoh Persero, diantaranya:
  • PT Pertamina
  • PT Kimia Farma Tbk
  • PT Kereta Api Indonesia
  • PT Bank BNI Tbk
  • PT Jamsostek
  • PT Garuda Indonesia
  • PT Telekomunikasi Indonesia 


c. Perum
Perum adalah BUMN yang semua modalnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham. Badan usaha lazim punya maksud dan target yang dapat dukungan oleh persetujuan menteri adalah laksanakan penyertaan modal dalam usaha yang lain. Tujuan Badan Usaha Umum (Perum) yaitu menyelenggarakan usaha dengan target kefaedahan lazim berupa penyedia barang dan jasa yang berkwalitas dengan harga yang dapat di jangkau penduduk menurut komitmen pengelolaan badan usaha yang sehat.

Ciri-ciri perum, diantaranya:
  • Melayani kepentingan umum
  • Pemimpin berupa direksi atau direktur
  • Pekerjanya merupakan pegawai perusahaan berasal dari pihak swasta
  • Modal berasal berasal dari pemerintah yang terpisah berasal dari kekayaan negara
  • Menambah kas negara
  • Modal berupa saham atau obligasi bagi perusahaan go public
Contoh Perum, diantaranya:
  • Perum Damri
  • Perum Bulog
  • Perum Pegadaian
  • Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri)
  • Perum Balai Pustaka
  • Perum Peruri
  • Perum Perumnas 


Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan bisnis yang didirikan dan mendapatkan modal berasal dari seseorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945 pasal 33, bidang bisnis yang diberikan kepada pihak swasta yaitu mengelola sumber kekuatan ekonomi yang bersifat tidak berarti dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Berdasarkan bentuk hukumnya Badan bisnis punya swasta dibedakan menjadi:
  • Perusahaan Persekutuan
  • Perusahaan persekutuan adalah perusahaan yang punyai 2 pemodal atau lebih. Ada 3 bentuk perusahaan persekutuan

a. Firma
Firma (Fa) adalah badan bisnis yang didirikan oleh 2 orang atau lebih di mana tiap- tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal berasal dari anggota pendiri serta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan cocok akta pendirian.

Ciri-ciri Firma:
Para sekutu aktif di dalam mengelola perusahaan.
Tanggung jawab yang tidak terbatas atas segala risiko yang terjadi.
Berakhir terkecuali keliru satu anggota mengundurkan diri atau meninggal dunia.

b. Persekutuan komanditer
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan komanditer mengenal 2 makna yaitu :

Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin atau mobilisasi perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas  utang perusahaan.
Sekutu pasif atau sekutu komanditer adalah anggota yang cuma menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risiko yang berlangsung sampai batas modal yang ditanam.

Keuntungan yang diperoleh berasal dari perusahaan dibagikan cocok kesepakatan.

c. Perseroan terbatas
Perseroan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh berasal dari hasil penjualan saham. Setiap pemegang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan tiap tiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen).

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

BUMD adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan Peraturan Daerah yang modalnya berasal berasal dari kekayaan area yang dipisahkan dan berdasarkan undang-undang. Badan usaha ini melaksanakan aktivitas usahanya di bidang usaha lazim yang menguasai hajat hidup orang banyak. Perusahaan Daerah dipimpin oleh Direksi, dan bagian direksi diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Daerah bersama pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD). Contoh BUMD diantaranya

  • Bank Pembangunan Daerah (BPD)
  • Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
  • Perusahaan Daerah Angkutan Kota (bus kota) 

Badan Usaha Swasta Asing

Badan Usaha Swasta Asing adalah badan bisnis yang modalnya dimiliki oleh pihak luar negeri. Faktor timbulnya badan bisnis milik swasta asing ini diantaranya yaitu faktor ketersediaan sumber kekuatan alam (bahan baku), potensi pasar yang besar, upah tenaga kerja yang condong lebih murah. Badan swasta asing ini sanggup beri tambahan faedah bagi negara sebab memasok modal dan menerapkan teknologi maju yang mutlak untuk perkembangan ekonomi. Namun di segi lain, ini sanggup mengakibatkan ketergantungan dengan badan bisnis swasta milik asing sebab justru mengurangi kemandirian ekonomi.

Yayasan

Yayasan adalah suatu badan usaha, namun tidak merupakan perusahaan sebab tidak mencari keuntungan. Badan bisnis ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penjelasan Pengertian Badan Usaha, Jenis, Bentuk dan Contoh Badan Usaha Terlengkap"

Posting Komentar