Pengertian, Manfaat, Bentuk dan Faktor Yang Mempengaruhi Komitmen Organisasi Menurut Para Ahli

Pengertian, Manfaat, Bentuk dan Faktor Yang Mempengaruhi Komitmen Organisasi Menurut Para Ahli - Komitmen Organisasi ialah suatu suasana dimana seorang karyawan memihak terhadap organisasi khusus dan juga tujuan dan keinginannya untuk mempertahankan keanggotaan didalam organisasi tersebut. 

Pengertian, Manfaat, Bentuk dan Faktor Yang Mempengaruhi Komitmen Organisasi Menurut Para Ahli


Pengertian Komitmen Organisasi Menurut Para Ahli

L. Mathis-John H. Jackson
Menurut L. Mathis-John H. Jackson, Komitmen Organisasi adalah tingkat hingga di mana karyawan yakin dan terima tujuan organisasional, serta berkeinginan untuk tinggal dengan atau meninggalkan perusahaan terhadap selanjutnya tercermin di dalam ketidakhadiran dan angka perputaran karyawan.

Stephen P. Robbins
Menurut Stephen P. Robbins, Komitmen Organiasasi adalah keterlibatan pekerjaaan yang tinggi bermakna memihak terhadap pekerjaan spesifik seseorang individu, selagi komitmen organisasional yang tinggi bermakna memihak organisasi yang merekrut individu tersebut.

Robbins (1989)
Menurut Robbins, Komitmen Organisasi adalah suatu sikap yang merefleksikan perasaan senang atau tidak senang dari karyawan terhadap organisasi.

Mowday (1992)
Menurut Mowday, Komitmen Organisasi adalah komitmen kerja, ia berpendapat bahwa komitmen merupakan dimensi prilaku manusia yang digunakan untuk menilai komitmen karyawan terhadap perusahaannya.

Griffin
Menurut Griffin, Komitmen Organiasasi adalah sikap yang mencerminkan sejauh mana seseorang individu mengenal dan terikat terhadap organisasinya. Seseorang yang punyai komitmen tinggi terhadap peruasahaan mungkin akan memandang dirinya sebagai anggota sejati di dalam organisasi.

Manfaat Komitmen Organisasi
Menurut Juniarari (2011), kegunaan komitmen organisasi, yaitu:

a. Pegawai yang benar-benar menunjukan komitmen tinggi terhadap organisasi mungkin jauh lebih besar untuk menunjukan tingkat keikutsertaan yang tinggi di dalam organisasi.
b. Memiliki keingininan yang lebih kuat untuk tetap bekerja di organisasi yang sekarang dan dapat tetap beri tambahan sumbangan untuk meraih tujuan.
c. Secara penuh terlibat di dalam pekerjaan, sebab pekerjaan tersebut merupakan kunci dan saluran individu untuk beri tambahan sumbangan di dalam pencapaian tujuan organisasi.

Bentuk Komitmen Organisasi
Menurut Allen dan Meyer (1991), terdapat 3 wujud komitmen organisasi, diantaranya yaitu:

a. Komitmen Efektif (Affective Commitment)
Bentuk komitmen ini mengarah terhadap interaksi emosional pada anggota terhadap organisasi. Orang yang berharap tetap bekerja bagi organisasi sebab mereka searah dengan tujuan dan nilai di dalam organisasi. Orang dengan tingkat komitmen afektif yang tinggi punyai permintaan untuk tetap tinggal di organisasi sebab mereka menolong tujuan organisasi dan siap menolong meraih tujuan dari organisasi tersebut.

b. Komitmen Berkelanjutan (Continuance Commitment)
Bentuk komitmen ini mengarah terhadap permintaan karyawan untuk tetap tinggal terhadap organisasi sebab ada perhitungan atau asumsi perihal beruntung dan rugi yang mana nilai ekonomi yang dirasa bertahan di dalam organiasi daripada meninggalkan organisasi.

Semakin lama karyawan tinggal dengan organisasi, maka makin kuatir kehilangan yang apa telah mereka investasikan di dalam organisasi selama ini.

c. Komitmen Normatif (Normative Commitment)
Bentuk komitmen ini mengarah terhadap perasaan karyawan yang mana mereka diwajibkan untuk tetap tinggal di dalam organisasi disebabkan sebab tekanan dari yang lain. Karyawan yang punyai tingkat komitmen normatif tinggi akan amat perhatikan apa yang dinyatakan orang lain perihal mereka kecuali meninggalkan organisasi tersebut, mereka tidak mengidamkan mengecewakan atasan dan risau kecuali teman kerja mereka punyai anggapan buruk terhadap pengunduran diri mereka.

Indikator Komitmen Organisasi

Terkadang kami tidak jelas kecuali komitmen bukan hanya perihal perasaab komitmen yang pasif, seseorang yang punyai perasaan aktif terhadap interaksi dirinya dengan organisasi yang punyai tujuan yang sama, ada 3 segi atau indikator yang memengaruhi komitmen organisasi yaitu:
  • Kepercayaan dan penerimaan yang kuat terhadap tujuan dan nilai organisasi
  • Kemauan untuk berusaha terwujudnya keperluan organisasi
  • Kehendak yang kuat untuk menjaga keanggotaan organisasi
Faktor Yang Mempengaruhi Komitmen Organisasi
Menurut Allen dan Meyer (1990), terdapat 3 segi yang memengaruhi komitmen organisasi yaitu:

a. Karakteristik Pribadi Induvidu
Karakter pribadi individu terbagi jadi 2 yaitu variabel demografis dan variabel disposisional. Variabel demografis meliputi gender (jenis kelamin), usia, standing pernikahan, tingkat pendidikan dan lamanya seseorang bekerja di dalam organisasi. Sedangkan segi disposisional meliputi kep[ribasian dan nilai yang dimiliki oleh anggota organisasi, variabel ini mengenai lebih kuat dengan komitmen organisasi, sebab terdapatnya perbedaan pengalaman tiap tiap anggota organisasi tersebut.

b. Karakteristik Organisasi
Dalam karakter organisasi ini termasuk perihal susunan organisasi, desain kebijaksanaan di dalam organisasi dan bagaimana kebijakan organisasi disosialiasikan.

c. Pengalaman Organisasi
Pengalaman organisasi meliputi kepusasn dan stimulan anggota organisasi selama ada di dalam organisasi, peram di dalam organisasi dan keterkaitan pada anggota dan supervisor pimpinan organisasi tersebut.

Demikianlah artikel yang saya buat untuk anda kiranya bermanfaat mohon dibagikan. Terimakasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian, Manfaat, Bentuk dan Faktor Yang Mempengaruhi Komitmen Organisasi Menurut Para Ahli"

Posting Komentar