Pengertian Manajemen Kelas, Tujuan, Sifat dan Prinsip Manajemen Kelas Menurut Para Ahli Lengkap

Pengertian Manajemen Kelas, Tujuan, Sifat dan Prinsip Manajemen Kelas Menurut Para Ahli Lengkap - Manajemen Kelas adalag segala bisnis yang diarahkan untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif, mengasyikkan dan mampu memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai kemampuan. Atau dengan kata lain, Manajemen kelas adalah pengelaloaan kelas yang ditunaikan oleh guru.

Pengertian Manajemen Kelas, Tujuan, Sifat dan Prinsip Manajemen Kelas Menurut Para Ahli Lengkap


Pengertian Manajemen Kelas Menurut Para Ahli

Ahmad Sulaiman (1995)
Menurut Ahmad Sulaiman, Manajemen Kelas adalah segala bisnis yang diarahkan untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif yang mengasyikkan serta mampu memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai kemampuan.

Suharsimi Arikunto (1988)

Menurut Suharsimi Arikunto, Manajemen Kelas adalah bisnis yang ditunaikan guru untuk membantu menciptakan situasi belajar yang optimal.

Lois V. Jhonson dan Mary Bany (1970)

Menurut Lois V. Jhonson dan Mary Bany, Manajemen Kelas adalah proses seleksi pakai alat spesifik pada problem dan situasi.

Suhardian dkk (2009:106)
Menurut Suhardian dkk, Manajemen Kelas adalah egala bisnis yang diarahkan untuk mewujudkan situasi belajar yang efektif dan mengasyikkan serta mampu memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Atau mampu dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan bisnis mengetahui untuk mengatur aktivitas proses belajar mengajar secara sistematis.

Sulistitirini (2006:66)
Menurut Sulistitirini, Manajemen Kelas adalah proses atau bisnis yang ditunaikan oleh seorang guru secara sistematis untuk menciptakan dan mewujudkan situasi kelas yang dinamis dan kondusif didalam rangka menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.

Arikunto (1992:67)

Menurut Arikunto, Manajemen Kelas adalah suatu bisnis yang ditunaikan oleh penanggung jawab aktivitas belajar mengajar atau yang membantu dengan maksud supaya dicapainya situasi yang optimal, supaya mampu terlaksana aktivitas belajar layaknya yang diharapkan.

Djamarah (2000:173)
Menurut Djamarah, Manajemen Kelas adalah suatu usaha memberdayagunakan potensi kelas yang tersedia seoptimal mungkin untuk membantu proses iteraksi mendidik mencapai target pembelajaran.

Nawawi (1982:115)
Menurut Nawawi, Manajemen Kelas adalah kapabilitas guru atau wali kelas didalam mendaya pakai potensi kelas didalam bentuk pemberupan kesempatan yang seluas-luasnya kepada setiap personal untuk lakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan terarah, supaya sementara dan dana yang tersedia mampu dimanfaatkan secara efektif untuk lakukan kegiatan-kegiatan kelas yang terjalin dengan kurikulum dan perkembangan murid.

Tujuan Manajemen Kelas

Secara umum, target manajeman kelas atau pengolaan kelas yaitu untuk menyediakan sarana untuk beragam aktivitas belajar siswa didalam lingkungan sosial, emosional dan intelektual.

Menurut Suharsimi Arikunto (2004), target manajemen kelas yaitu :
  • Mewujudkan situasi dan situasi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai group belajar, yang terlalu mungkin peserta didik untuk mengembangkan kapabilitas semaksimal mungkin.
  • Menghilangkan beragam halangan yang mampu membatasi terwujudnya jalinan pembelajaran.
  • Menyediakan dan mengatur sarana serta perabot belajar yang membantu dan terlalu mungkin siswa belajar sesuai dengan lingkungan siaoal, emosional dan intelek siswa didalam belajar.
  • Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial,ekonomi,budaya,serta sifat-sifat individunya.


Sifat-Sifat Manajemen Kelas

Adapun cii-ciri manajeman kelas yaitu otoritatif, permisif, behavioral modification, sosio-emosional, dan sosial.

a. Otoritatif, artinya penerapan manajemen kelas ini beroientasi pada ketekunan peserta didik dan mempunyai tujuan supaya menciptakan dan menjaga ketertiban situasi belajar yang kondusif.

b. Permisif, artinya penerapan manajeman kelas ini mempunyai tujuan memaksimalkan perwujudan kebebasan peserta didik.

c. Behavioral Modification, artinya penerapan manajemen kelas ini berfokus pada penanaman akhlak terpuji dan budi pekerti luhur peserta didik.

d. Sosio-emosional, artinya penerapan manajemen kelas ini berprinsip basic pada aktivitas belajar bakal berkembang secara maksimal dengan jalinan antara guru dan peserta didik terjalin dengan baik.

e. Sosial, artinya penerapan manajemen kelas ini berdasarkan analisis bahwa kelas merupakan proses sosial dengan proses group sebagai intinya.

Prinsip Manajemen Kelas

Menurut Muhaimin (2002:137-144), tersedia beberapa prinsip yang wajib diperhatikan sebagai syarat membuat tipe pembelajaran yang efektif, diantaranya seperti:

a. Prinsip Kesiapan (Readyness)
Kesiapan belajar merupakan kematangan dan perkembangan fisik, psikis, intelegensi, latar belakang pengalaman, hasil belajar yang paten, motivasi, presepsi dan faktor lain yang menjadikan mungkin seseorang mampu belajar.

b. Prinsip Motivasi (Motivation)
Adanya motivasi pada peserta didik, maka mereka bakal menunjukan bersungguh-sungguh menunjukan minat, perhatian dan rasa menghendaki mengetahui yang tinggi didalam aktivitas belajar.

c. Prinsip Perhatian
Perhatian merupakan suatu strategi kognitif yang meliputi 4 keterampilan layaknya berorientasi pada masalah, meninjau isi masalah, memusatkan diri pada faktor yang relevan danga mengesampingkan stimuli yang tidak relevan.

d. Prinsip Persepsi
Prinsip yang wajib diperhatikan didalam prinsip ini yaitu:
  • Semakin baik persepsi mengenai suatu hal maka peserta didik mudah belajar mengingat sesuatu itu
  • Dalam pembelajaran wajib menjauhi persepsi yang tidak benar sebab hal ini bakal mengakibatkan pengertian yang tidak benar pada peserta didik mengenai apa yang dipelajari.
  • Dalam pembelajaran wajib diusahakan beragam sumber belajar yang mampu mendekati benda nyata supaya peserta didik meraih persepsi yang benar-benar akurat.
e. Persepsi Retensi
Dengan retensi maka apa yang telah dipelajari mampu bertahan dan tertinggal lebih lama di susunan kognitif dan mampu diingat ulang terkecuali diperlukan.

f. Prinsip Transfer
Dalam pembelajaran tranfer merupakan proses di mana sesuatu yang pernah dipelajari mampu berpengaruh didalam proses mempelajari hal yang baru.

Demikianlah penjelasan artikel yang berjudul tentang Pengertian Manajemen Kelas, Tujuan, Sifat dan Prinsip Manajemen Kelas Menurut Para Ahli Lengkap. Semoga dapat bermanfaat.

0 Response to "Pengertian Manajemen Kelas, Tujuan, Sifat dan Prinsip Manajemen Kelas Menurut Para Ahli Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel