Pengertian Sistem Rangka Manusia Beserta Struktur, Fungsi dan Klasifikasinya Lengkap

Pengertian Sistem Rangka Manusia Beserta Struktur, Fungsi dan Klasifikasinya Lengkap - Gerakan pada manusia dipengaruhi oleh adanya tulng dan otot di dalam tubuh. Manusia bergerak karena diatur oleh suatu sistem yang disebut sistem gerak.

Pengertian Sistem Rangka Manusia Beserta Struktur, Fungsi dan Klasifikasinya Lengkap

Pengertian Sistem Rangka Manusia
Rangka merupakan rangkaian tulang yang mengelilingi organ tubuh yang lunak. Rangka tubuh manusia tersusun atas 206 tulang yang membentuk suatu kerangka tubuh yang kokoh. Penghubung antartulang disebut persendian (artikulasi). Sistem rangka yang terletak didalam tubuh serta dilindungi oleh otot dan kulit disebut endoskeleton. Rangka manusia terdiri atas rangka aksial dan apendikular.

Struktur Sistem Rangka Manusia
1. Bagian - Bagian Kerangka Tubuh Manusia
Secara garis besar kerangka tubuh manusia terbagi kedalam tiga kelompok
Rangka Kepala (Tengkorak)
Tulang tengkorak berbentuk bulat, sebagian besar tersusun atas tulang-tulang yang pipih. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya bersambungan sangat kuat. Fungsi dari tulang kepala (tengkorak) adalah melindungi otak yang merupakan organ tubuh yang sangat penting. Tulang-tulang pada bayi yang baru dilahirkan akan terasa lunak dan belum berkaitan erat dan rapat. Namun seiring berjalannya waktu, tulang-tulang tengkorak mengalami pertumbuhan dan bertambah besar, menyatu dan tidak dapat digerakkan. Tulang tengkorak manusia tersusun dari 28 buah tulang tengkorak.
Tengkorak adalah tulang di bagian kepala yang terdiri dari :

1. Tulang Bagian Muka
2. Tulang tempurung kepala yang berbentuk kubah dan berfungsi melindungi otak.
      Tulang pembentuk tengkorak bagian muka terdiri dari
          - Tulang Rahang Atas
          - Tulang Rahang Bawah
          - Tulang Pipi
          - Tulang Langit-langit
          - Tulang Hidung
          - Tulang Air Mata
          - Tulang Lidah
          - Tulang Bagian Kepala
          - Tulang Pangkal Lidah
       Tulang pembentuk tengkorak bagian tempurung kepala terdiri dari
          - Tulang Dahi
          - Tulang Ubun-ubun
          - Tulang Kepala Belakang
          - Tulang Baji
          - Tulang Tapis
          - Tulang Pelipis
Rangka Badan
1. Tulang Belakang (dibentuk oleh tulang-tulang pendek yang terdiri dari 33 ruas) yaitu
          - 7 ruas tulang leher
          - 12 ruas tulang punggung
          - 5 ruas tulang pinggang
          - 5 ruas tulang kelangkang (sakrum)
          - 4 ruas tulang ekor
Pada saat dewasa, beberapa tulang bersatu yaitu tulang belakang yang semula 5 ruas menjadi satu ruas dan tulang ekor yang semula 4 ruas bersatu menjadi satu ruas sehingga menjadi 28 ruas tulang belakang. Tulang yang paling atas yang berhubungan dengan tulang tengkorak disebut tulang atlas.
2. Tulang Dada (terdiri dari 3 bagian) yaitu
          - Hulu
          - Badan
          - Taju pedang (karena bentuk ujungnya yang meruncing)
3.Tulang Rusuk (berjumlah 12 pasang) yaitu
          - 7 pasang tulang rusuk sejati yang bagian depan nya melekat pada tulang dada dan pada bagian belakang melekat pada tulang punggung/belakang
          - 3 pasang tulang rusuk palsu yang bagian ujung depan bersatu dengan ujung sedangkan bagian belakang bersatu dengan tulang punggung/belakang
          - 2 pasang tulang rusuk melayang yang ujung bagian depan tidak melekat pada apapun sedangkan bagian belakang melekat pada tulang punggung/belakang.
4. Gelang Bahu terdiri dari
          - 2 buah tulang belikat
          - 2 buah tulang selangka.
5. Gelang Panggul terdiri dari
          - 2 tulang usus
          - 2 tulang kemaluan
          - 2 tulang duduk yang bergabung menjadi satu. Gelang panggul berfungsi untuk melindungi alat pencernaan makanan dan alat kelamin.
Rangka Anggota Gerak
1. Tulang anggota gerak bagian atas (lengan)
      Tulang Bahu
          - Tulang Selangka
          - Tulang Belikat
      Tulang Lengan Atas
      Tulang Lengan Bawah
          - Tulang Hasta
          - Tulang Pengumpil
          - Tulang Pergelangan Tangan
          - Tulang Tapak Tangan
          - Tulang Jari Tangan
2. Tungkai
      Tulang Paha
      Tempurung Lutut
      Tulang Betis
      Tulang Kering
      Tulang Pergelangan Kaki
      Tulang Tapak Kaki
      Tulang Jari Kaki


Fungsi Sistem Rangka Manusia

Sistem rangka manusia sebagai komponen dari sistem gerak mempunyai fungsi sebagai berikut :
Formasi bentuk tubuh yaitu sebagai kerangka tubuh, yang menyokong dan memberi bentuk tubuh
Formasi sendi yaitu memberikan suatu sistem pengungkit yang digerakkan oleh kerja otot-otot yang melekat padanya atau sebagai alat gerak pasif
Penyimpanan kalsium yaitu sebagai reservoir kalsium, fosfor, natrium dan elemen-elemen lain
Hemopoesis yaitu menghasilkan sel-sel darah merah, sel-sel darah putih dan trombosit dalam sumsum merah tulang tertentu
Proteksi yaitu melindungi alat-alat tubuh dalam yang lemah
Imunologis karena sumsum tulang membentuk limfosit B yang dapat mensintesis antibodi untuk sistem kekebalan tubuh 

Klasifikasi Sistem Rangka Manusia

Rangka digolongkan menjadi tiga kelompok tulang yaitu
1. Rangka Aksial
Terletak di sepanjang sumbu pusat tubuh manusia. Terdiri dari :
  • Tulang Tengkorak (28 buah)
  • Tulang dahi (frontal)
  • Tulang ubun-ubun (pariental)
  • Tulang pipi (temporal)
  • Tulang oksipetal
  • Tulang rahang atas (maksilla)
  • Tulang rahang bawah (mandibulla)
  • Tulang hidung
  • Tulang dagu
Ruas-Ruas Tulang Belakang (33 buah)
  • Tulang Leher (servical) = 7 buah
  • Tulang Punggung (torakal)  = 12 buah
  • Tulang Pinggang (lumbal) = 5 buah
  • Tulang Sakrum = 5 buah
  • Tulang Ekor (koksigea) = 4 buah
  • Tulang Rusuk sejati = 7 pasang
  • Tulang Rusuk Palsu = 3 pasang
  • Tulang Rusuk Melayang = 2 pasang
  • Tulang Rusuk (12 pasang)
  • Kepala
  • Badan
  • Taju Pedang
  • Tulang Dada (1 buah)
2. Rangka Apendikular
  • Tungkai Atas (5 macam)
  • Lengan atas (humerus)
  • Lengan bawah (hasta dan pengumpil)
  • Pergelangan tangan (karpal)
  • Telapak tangan (metakarpal)
  • Ruas jari (palanges)
  • Tungkai Bawah (7 macam)
  • Paha (femur)
  • Tempurung (patela)
  • Tulang kering (tibia)
  • Betis (fibula)
  • Ruas pergelangan kaki (tarsal)
  • Ruas jari (palanges)
  • Tulang telapak kaki  
 
Alat gerak pada manusia dibedakan menjadi dua bagian yaitu
        - Rangka merupakan alat gerak pasif
        - Otot merupakan alat gerak aktif
Pergerakan tubuh manusia merupakan adanya kerja sama yang kompak antara sistem rangka dan sistem otot.

Demikialah penjelasan artikel yang berjudul tentang  Pengertian Sistem Rangka Manusia Beserta Struktur, Fungsi dan Klasifikasinya Lengkap. Semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Sistem Rangka Manusia Beserta Struktur, Fungsi dan Klasifikasinya Lengkap"

Posting Komentar