Pengertian Kalor Jenis, Rumus dan Contoh Soal Kalor Jenis Beserta Pembahasan Lengkap

Pengertian Kalor Jenis, Rumus dan Contoh Soal Kalor Jenis Beserta Pembahasan Lengkap - Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang dapat berpindah dari suatu benda ke benda yang lain. Kalor dapat diberikan kepada suatu benda atau diambil dari benda tersebut. Kalor bisa diberikan pada suatu benda dengan cara pemanasan dan sebagai salah satu dampaknya yaitu kenaikan suhu benda tersebut. Kalor bisa diambil dari benda dengan cara pendinginan dan sebagai salah satu dampaknya  yaitu penurunan suhu benda tersebut.

Pengertian Kalor Jenis, Rumus dan Contoh Soal Kalor Jenis Beserta Pembahasan Lengkap

Jadi, dampak dari pemberian maupun pengurangan kalor yaitu perubahan suhu yang diberi lambang Δt. Berdasarkan hasil percobaan menunjukkan bahwa pemanasan air dan minyak kelapa dengan menggunakan massa  sama dan selang waktu pemanasan yang sama ternyata banyaknya kalor yang diserap air dan minyak kelapa tersebut tidak sama.

Untuk membedakan suatu zat dalam hubungannya dengan pengaruh kalor pada zat tersebut digunakan konsep kalor jenis yang diberi lambang “c”. Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan atau dilepaskan setiap kilogram massa untuk menaikkan atau menurunkan suhunya satu Kelvin atau satu derajad Celsius. Apabila suatu zat yang massanya m membutuhkan atau melepaskan kalor sebesar Q untuk mengubah suhunya sebesar ΔT, maka kalor jenis zat tersebut dapat dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut:






Keterangan:
c = kalor jenis (J/Kg . K).
Q = kalor (joule).
m = massa zat (Kg).
ΔT = perubahan suhu (Kelvin).

Setiap zat mempunyai nilai kalor jenis yang berbeda-beda. Berikut ini merupakan tabel nilai kalor jenis dari beberapa zat pada suhu 20° C.






Untuk memantapkan pemahaman kalian mengenai konsep kalor jenis silahkan kalian jawab soal pemahaman konsep di bawah ini. “Mungkin kalian pernah berjalan-jalan di atas pasir di pantai tanpa menggunakan alas kaki pada siang hari dengan terik matahari, pasti kalian akan merasakan pasir kering akan terasa panas. Begitu kalian menginjakan air laut maka kalian akan merasakan air laut relatif lebih dingin. Padahal air laut dan pasir pantai sama-sama terkena terik matahari. Kenapa air laut terasa relatif lebih dingin jika dibandingkan dengan pasir pantai? Manakah yang memiliki kalor jenis lebih tinggi, air laut atau pasir pantai?”

Jika kalian sudah paham dengan konsepnya, silahkan pahami contoh soal pemecahan masalah di bawah ini.

Contoh Soal
1. Sebuah cincin dari bahan logam mempunyai massa 4 gr pada suhu 30 °C. Cincin tersebut dipanaskan dengan memberi kalor sejumlah 5 kal sehingga suhu cincin berubah menjadi 47,5 °C. Hitunglah nilai kalor jenis cincin tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui:
m = 4 gr
t1 = 34 °C
t2 = 57,5 °C
Q = 6 kal

Ditanyakan: c = …?
Jawab:
Δt = t2 – t1
Δt = 57,5 °C – 34 °C
Δt = 23,5 °C.
c = Q/m.Δt
c = 6 kal/(4 gr. 23,5 °C)
c = 0,064 kal/gr°C.

2. Suatu zat cair bermasa 10 kg dipanaskan dari suhu 25°C menjadi 75°C memerlukan panas sebesar 5000 Joule. Kalor jenis zat cair tersebut adalah…..

Pembahasan:
Diketahui:
m = 10 kg
Q = 5000 joule
T1 = 25° C
T2 = 75° C

Ditanya: c….?
Jawab:
Q = m.c. ΔT
ΔT = T2-T1
ΔT = 75°C-25°C
ΔT = 50°C

c = Q/m.Δt
c = 5000 j/(10 kg.50°C)
c = 10 J/kg°C

3. Diketahui massa aluminium 600 gram dengan suhu 20°C. Aluminium tersebut kemudian menyerap kalor sebesar 1.2 kilojoule sehingga suhuna naik menjadi 30 °C. Berapakah kalor jenis aluminium tersebut?

Pembahasan:

Diketahui:
m = 600 gram = 0,6 kg
Q = 1.2 kj = 2000 J
ΔT = 20°C-10°C = 10°C

Ditanya: c…?
Jawab:
C = Q/m.ΔT
c = 1200 J/(0,6 kg.10°C)
c = 200 J/kg°C

Demikianlah penjelasan artikel yang berjudul tentang Pengertian Kalor Jenis, Rumus dan Contoh Soal Kalor Jenis Beserta Pembahasan Lengkap. Semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: