PENGERTIAN DAN KEGUNAAN GLISERIN

PENGERTIAN DAN KEGUNAAN GLISERIN - Gliserin adalah bentuk cairan bening yang sering digunakan dalam pembuatan obat-obatan, makanan, sabun, dan lain sebagainya. Dan berikut merupakan uraian yang lebih lanjut berkenaan dengan gliserin semoga dapat memberikan manfaat bagi yang membacanya.

PENGERTIAN DAN KEGUNAAN GLISERIN


Gliserin merupakan cairan kental yang tidak berwarna dan rasanya manis. Gliserin memiliki titik didih tinggi dan titik membeku dalam bentuk pasta. Yang paling umum digunakan gliserin ialah dalam sabun dan produk kecantikan lainnya seperti lotion, atau bahkan digunakan juga untuk membuat dinamit (dalam bentuk nitrogliserin).

Cairan ini pun sangat populer dalam produk kecantikan karena merupakan humektan, itu dapat menyerap air dari lingkungan. Dengan demikian, gliserin bisa membantu untuk menyegel kelembaban. Tak hanya itu, gliserin juga digunakan dalam proses pembuatan sabun.

Banyak produsen sabun menggunakan ekstrak gliserin dalam proses pembuatan sabun untuk digunakan dalam produk yang lebih mahal. Dalam setiap sabun, bisa ditambahkan untuk menghasilkan sabun yang bagus dengan pelembab yang berkualitas, termasuk juga meningkatkan kualitas pembersihan sabun.

Gliserin bisa dilarutkan dengan mudah menjadi alkohol dan juga air namun tidak menjadi minyak. Senyawa kimia murninya juga disebut Gliserol, yang menunjukkan bahwa itu adalah alkohol.

Gliserin mudah menyerap air dari udara yang ada pada sekitarnya, berarti gliserin bersifat higroskopis. Jika ada gliserin dibiarkan di tempat terbuka, gliserin tersebut kemudian akan menyerap air dari udara sekitarnya hingga cairan tersebut mengandung hingga 20% air. Apabila gliserin ditempatkan di lidah akan membuat lidah kering karena dehidrasi. Ketika produk kecantikan yang mengandung senyawa ini akhirnya digunakan pada kulit sebagai pelembab, maka gliserin bisa membantu menjaga kelembaban kulit tersebut.

Bahan dasar pembuatan gliserin berubah-ubah dari waktu ke waktu. Pada tahun 1889, misalnya, gliserin bisa kita didapatkan dari para pengrajin lilin. Pada saat itu, lilin yang terbuat dari lemak hewan yang berfungsi juga sebagai bahan dasar pembuatan gliserin.

Proses ekstraksinya cukup rumit dan ada pula beberapa cara untuk melakukannya. Cara termudah adalah dengan cara mencampur lemak dengan larutan alkali. Ketika dua kali dicampur, sabun terbentuk dan gliserin juga kemudian terbentuk.

Kegunaan gliserin
  1. Sebagai bentuk makanan dan minuman
  1. Berfungsi sebagai humektan, pelarut dan pemanis, dapat membantu juga sebagai pengawet makanan.
  2. Dapat dijadikan sebagai Pengemulsi makanan.
  3. Digunakan dalam pembuatan ester poligliserol masuk ke shortening dan margarin.
  4. Digunakan sebagai filler rendah lemak dalam produk makanan (yaitu, cookie), atau Rokok
  5. Pelarut untuk rasa (seperti vanili) dan pewarna makanan.
  6. Humectant dan pelunakan dalam permen, kue dan penutup daging dan keju.

  1. Sebagai bentuk kosmetik
  1. Mengatasi masalah kulit kering seperti eksim dan prosiasis
  2. Pembersih muka untuk mencegah dan mengurangi jerawat
  3. Untuk bibir, dapat mengobati masalah bibir kering dan pecah-pecah
  4. Memperlambat penuaan pada kulit dengan mengurangi garis-garis halus dan kerutan pada wajah
  5. Pelembab wajah, dan lain-lain


Demikian penjelasan mengenai PENGERTIAN DAN KEGUNAAN GLISERIN, semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: