Pengertian Tendon, Fungsi, Struktur, Macam-Macam dan Penyakit Pada Tendon Lengkap

Pengertian Tendon, Fungsi, Struktur, Macam-Macam dan Penyakit Pada Tendon Lengkap - Tendon, sinew atau urat adalah kumpulan jaringan ikat berserat kuat yang menghubungkan jaringan otot dengan tulang. Jaringan tendon ini cukup kuat untuk menahan tegangan. Jaringan tendon sangat mirip dengan ligamen dan juga fascia karena ketiganya terbuat dari kolagen. Tendon dan otot bekerja sama untuk menggerakan kerangka tubuh.

Pengertian Tendon, Fungsi, Struktur, Macam-Macam dan Penyakit Pada Tendon Lengkap


Dalam tubuh terdapat otot rangka yang berfungsi menggerakan tulang sehingga emmungkinkan tubuh untuk berjalan, melompat, mengangkat dan bergerak. Saat otot berkontraksi, maka tendon akan menarik tulang dan menyebabkan terjadinya gerakan. Tetak tendon yaitu berada di antara otot dan tulang tangan dan lengan, kaki, tungkai, paha pinggul, jari dan lain sebagainya.

Fungsi Tendon
Fungsi tendon yaitu membantu memungkinkan pergerakan tubuh yang bebas dan fleksibel seperti berlari, melompat, berjalan, mengangkat, menari dan kegiatan fisik lainnya yang dapat dilakukan tendon.

Struktur Tendon
Tiap struktur dalam tubuh dabat dipecah menjadi 4 tipe dasar jaringan yaitu:
  • Jaringan epitel, jaringan ini meliputi struktur yang melapisi permukaan tubuh.
  • Jaringan otot, yaitu jaringan yang menghasilkan gaya dan gerakan.
  • Jaringan saraf, yaitu jaringan yang berfungsi mendeteksi perubahan tubuh dan menyampaikan impuls (rangsangan atau pesan).
  • Jaringan ikat, yaitu jaringan yang berfungsi melindungi dan mendukung organ dan jaringan lainnya.
Tendon ini termasuk dalam jaringan ikat. Lapisan jaringan ikat yang membentuk susunan tendon, diantaranya:

Kolagen
Struktur utama tendon yaiatu serat kolagen. Serat kolagen ini sangat kuat, fleksibel, dan tahan terhadap kerusakan berupa tarikan atau tegangan. Biasanya serat kolagen ini diatur dalam berkas atau bundel paralel yang membantu memperbanyak kekuatan serat individu.

Endomisium
Struktur tendon dan otot saling terhubung dan terkait. Jauh di dalam otot terdapat selubung yang sangat tipis yang menjaga serat otot yang paling dalam yang terpisah satu sama lain yang disebut dengan Endomisium.

Perimisium
Sekelompok 10-100 serat otot aman dibungkus dalam lembaran endomisium membentuk fasikula. Kolagen lapisan endomisium memanjang keluar dan bergabung dengan lapisan kolagen yang lebih besar yang mencakup setiap lembaran yang disebut perimisium.

Epimisium
Pada setiap otot terdapat lapisan lain yang disebut epimisium. Lapisan ini terdiri atas serat kolagen panjang dari lapisan di bawahnya, perimisium dan endomisium.

Fasia dalam
Setiap otot dibungkus dalam epimisium namun terhubung satu sama lain dengan lapisan lain yang disebut kolagen fasia dalam. Lapisan ini memegang otot bersama, memungkinkan untuk gerakan bebas dari otot dan menyediakan suplai darah. Kolagen fasia dalam terhubung ke kolagen dari lapisan otot yang sebelumnya.

Struktur terkecil penyusun tendon yaitu fibril kolagen. fibril ini memiliki sifat padat, kuat dan fleksibel. Sifat tersebut membuat fibril tahan terhadap tarikan dan dorongan antara tulang dengan otot. Apabila ditinjau lebih jauh maka akan ditemukan molekul dasar penyusun fibril kolagen, yaitu beberapa tropokolagen yang bersatu membentuk mikrofibril, dan gabungan mikrofibril kolagen membentuk subfibril kolagen, selanjutnya barulah gabungan subfibril akan membentuk fibril kolagen .

Fibril kolagen akan bergabung dan dilapisi lapisan pelindung membentuk untaian dalam satu kesatuan disebut dengan serat kolagen.

Kemudian gabungan beberapa serat kolagen dan dilapisi lapisan endotendon akan membentuk Bundel Serat Kolagen Primer (Sub-fasicle).

Serat kolagen primer akan bergabung dan dilapisi lapisan endotendon yaitu lapisan yang berfungsi melindungi dan menstabilkan tendon, membentuk Bundel Serat Kolagen Sekunder (fasicle).

Gabungan beberapa Bundel serat kolagen sekunder dan dilapisi lapisan endotendon membentuk Bundel Serat Kolagen Tersier.

Kumpulan bundel serat kolagen tersier dengan lapisan epitendon atau lapisan luar tendon akan membentuk struktur tendon yang sempuna.

Macam Macam tendon
Adapun macam-macam jenis tendon berdasarkan cara melekatnya pada tulang, yaitu:
  • Origo adalah tendon yang melekat pada tulang yang tidak berubah kedudukannya saat otot berkontraksi.
  • Insersio adalah tendon yang melekat pada tulang yang ikut bergerak saat otot berkontraksi.
Mekanisme Kerja Tendon
Mekanisme kerja tendon sangat berhubungan dengan kontaksi otot. Saat bergerak atau mengangkat barang maka secara tidak langsung otot meregang kemudian impuls akan dilanjutkan menjadi impuls eferen ke motor neuron yang mengakibatkan terjadinya kontraksi otot. Kontraksi otot mengalami peregangan tersebut akan dilanjutkan hingga tendon untuk menarik tulang agar terjadi pergerakan.

Penyakit Pada Tendon
Salah satu penyakit pada tendon yaitu tendinitis atau tendonitis. Tendinitis atau tendonitis merupakan gangguan berupa peradangan pada tendon. Gangguan ini sering terjadi di daerah sekitar bahu, pergelangan, lutut, tumit dan siku. Tendonitis ini menyebabkan nyeri dan sakit pada persendian. Penyebab terjadinya tendinitis atau tendonitis ini yaitu adanya gerakan yang dilakukan secara berulang dan biasanya terjadi bermula dari kesalahan teknik dalam melakukan gerakan.

Faktor lain yang dapat menyebabkan tendinitis yaitu karena faktor usia dimana seiring bertambahnya usia, tendon menjadi lebih fleksibel dan rentan cedera.

Demikianlah penjelasan artikel tentang Pengertian Tendon, Fungsi, Struktur, Macam-Macam dan Penyakit Pada Tendon Lengkap. Semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: