Pengertian Sistem Integumen, Fungsi dan Contoh Sistem Integumen Pada Hewan Lengkap

Pengertian Sistem Integumen, Fungsi dan Contoh Sistem Integumen Pada Hewan Lengkap - Sistem integumen merupakan sistem organ yang membedakan, memisahkan, melindungi dan menginformasikan hewan terhadap lingkungan sekitarnya. Sistem ini merupakan bagian sistem organ terbesar yang mencakup kulit, rambut, bulu, sisik, kuku, kelenjar keringat dan produknya berupa keringat atau lendir. Intergumen berasal dari bahasa Latin integumentum, yang berarti penutup.

Organ ini merupakan organ terbesar, tertipis, dan sangat penting. Karakter spesifik dari organ ini yaiti mampu memperbaiki sendiri atau self-repairing dan menjadi mekanisme pertahanan tubuh pertama.

Pengertian Sistem Integumen, Fungsi dan Contoh Sistem Integumen Pada Hewan Lengkap

Fungsi Sistem Integumen
Adapun fungsi sistem integument, diantaranya:
  • Sebagai pelindung dari kekeringan, invasi mikroorganisme, sinar ultraviolet, dan mekanik, kimia, atau suhu
  • Sebagai penerima sensasi berupa sentuhan, tekanan, nyeri dan suhu
  • Sebagai pengatur suhu yaitu untuk menurunkan kehilangan panas saat suhu dingin dan meningkatkan kehilangan panas saat suhu panas
  • Sebagai fungsi metabolik yaitu menyimpan energi melalui cadangan lemak; sintesis vitamin D
  • Sebagai fungsi Ekskresi yaitu mengeluarkan keringat, minyak dan garam.

Contoh Sistem Integumen

Berikut ini beberapa contoh sistem intergumen, diantaranya:

Kulit

Secara struktural, kulit terbagi menjadi 3 lapisan utama yakni:

1. Epidermis, lapisan epidermis ini terbagi menjadi:
  • lapisan basal (stratum germinativum) yang merupakan lapisan terbawah dari epidermis, terdapat melanosit yakni sel dendritik yang membentuk melanin
  • lapisan Malpighi (stratum spinosum), ini merupakan lapisan yang paling tebal
  • lapisan granular (stratum granulosum), lapisan ini memiliki granula-granula)
  • lapisan tanduk (stratum korneum), lapisan ini terdiri dari 20 hingga 25 lapis sel tanduk tanpa inti.
2. Dermis, ini merupakan lapisan dibawah epidermis dan terdiri atas jaringan ikat.

3. Jaringan subkutan atau hipodermis, ini merupakan lapisan terdalam yang banyak mengandung sel liposit yang menghasilkan banyak lemak. Terdiri atas jaringan adipose sebagai bantalan antara kulit dan struktur internal seperti otot dan tulang.

Rambut
Rambut terdapat di seluruh kulit kecuali telapak tangan kaki dan bagian dorsal dari falang distal jari tangan, kaki, penis, labia minora dan bibir. Ada 2 jenis rambut yaitu rambut terminal yaitu rambut yang dapat panjang dan pendek dan rambut velus yaitu rambut yang pendek, halus dan lembut. Rambut tersusun atas akar yang merupakan sel tanpa keratin dan batang yang terdiri dari sel keratin.

Kuku

Pada permukaan dorsal ujung distal jari tangan atau kaki terdapat lempeng keratin yang keras dan transparan yang tumbuh dari akar yang disebut dengan kutikula. Pertumbuhan kuku rata-rata sekitar 0,1 mm per hari. Pembaruan total kuku jari tangan yaitu 170 hari, sedangkan kuku kaki yaitu 12- 18 bulan.

Kelenjar Kulit

Kulit terdiri dari dua kelenjar yaitu kelenjar sebacea dan sudorifera. Kelenjar Sebasea berfungsi untuk mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang antara folikel rambut dan batang rambut yang akan melumasi rambut sehingga menjadi halus lentur dan lunak. Sedangkan, kelenjar keringat (sudorifera) berfungsi untuk mengeluarkan keringat pada saat suhu tubuh meningkat.

Sisik

Sisik merupakan bagian dari sistem intergumen hewan, sisik merupakan penutup luar tubuh hewan. Secara umum, sisik berarti semacam lapisan kulit keras dan berhelai-helai, sisik ini diantaranya ada pada ikan, ular atau kaki ayam dan lain sebagainya.

Demikianlah penjelasan artikel yang berjudul tentang Pengertian Sistem Integumen, Fungsi dan Contoh Sistem Integumen Pada Hewan Lengkap. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: