Pengertian Partai Politik Beserta Ciri-Ciri Tujuan Dan Fungsi

1. Pengertian Partai Politik
Partai berasal dari kata bahasa latin yakni “partire”, yang bermakna membagi. Partai politik secara umum bisa dikatakan sebagai sebuah kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya memiliki orientasi, nilai-nilai, serta cita-cita.

Tujuan kelompok ini adalah guna memperoleh kekuasaan politik dan juga merebut kedudukan politik yang umumnya dengan cara konstitusional untuk melaksanakan programnya.

Menurut Trubus Rahardiansyah P. Pengertian partai politik adalah sebuah kelompok anggota yang terorganisasi secara rapi dan juga stabil yang mempersatukan serta dimotivasi oleh ideologi tertentu dan berusaha mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam pemerintah melalui sebuah pemilu yang demokratis.

Sedangkan Giovanni Sartori berpendapat bahwa pengertian partai politik yakni kelompok politik apa saja yang ikut serta dalam pemilihan umum dan juga mampu menempatkan orang-orangnya dalam berbagai jabatan-jabatan politik. Sejalan dengan itu Ichlasul Amal pun mengemukakan bahwa pengertian partai politik adalah sebuah kelompok yang mengajukan calon-calon bagi jabatan publik agar dapat dipilih oleh rakyat sehingga bisa mengontrol ataupun memengaruhi tindakan pemerintah.

2. Ciri-ciri Partai Politik

Duverger berpendapat bahwa pembentukan partai politik biasanya dikaitkan dengan upaya memperluas kepentingan dan juga pemerintahan representatif. Jenis partai politik tertua ialah yang biasanya dikenal sebagai kader, atau elite. Partai elite merupakan partai kecil yang terutama mencerminkan kepentingan-kepentingan kelas elit.

Sebuah organisasi politik menurut Hidayat baru bisa dapat dikatakan partai politik jika mempunyai lima ciri umum ataupun fundamental, yakni sebagai berikut:

a.    Beberapa tujuannya diantaranya mengembangkan aktivitas-aktivitas, partai bekerja melalui mekanisme “pemerintah yang mencerminkan pilihan rakyat”.
b.    Aktifitas inti partai politik adalah menyeleksi kandidat untuk jabatan publik.
c.    Terdiri dari beberapa orang yang terorganisasi, yang dengan sengaja bertindak bersama-sama untuk mencapai tujuan partai.
d.    Berwujud kelompok masyarakat yang beridentitas.
e.    Masyarakat mengakui bahwa partai politik memiliki legitimasi berupa hak-hak untuk mengorganisasikan dan mengembangkan diri mereka.

3. Tujuan Partai Politik

Menurut Undang-Undang No.2 Tahun 2008 Pasal 10, tujuan partai politik secara khusus ialah sebagai berikut:

a.    Memperjuangkan cita-cita partai politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara.
b.    Meningkatkan partisipasi politik anggota dan masyarakat dalam rangka penyelenggaraan kegiatan politik dan pemerintahan.
c.    Membangun etika dan budaya politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara.

4. Fungsi Partai Politik
a.    Partai politik sebagai sarana sosialisasi politik. Sosialisasi politik adalah proses pembentukan sikap dan orientasi politik mengenai suatu fenomena politik yang sedang dialami suatu negara.
b.    Partai politik sebagai sarana komunikasi politik. Komunikasi politik adalah proses penyampaian informasi politik dari pemerintah kepada masyarakat dan sebaliknya dari masyarakat kepada pemerintah. Parpol disini berfungsi sebagai penyerap, menghimpun, mengolah dan menyalurkan aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapkan suatu kebijakan.
c.    Partai politik sebagai sarana pengatur konflik. Pengatur konflik adalah mengendalikan suatu konflik (dalam hal ini adanya perbedaan pendapatatau pertikaian fisik) mengenai suatu kebijakan yang dilakukan pemerintah. Pengendalian konflik ini dilakukan dengan cara dialog, menampung dan selanjutnya membawa permasalahan tersebut kepadabadan perwakilan rakyat untuk mendapat keputusan politik mengenai permasalahan tersebut.
d.    Partai politik sebagai sarana rekrutmen politik. Rekrutmen politik adalah proses seleksi dan pengangkatan seseorang atau kelompok untuk melaksanakan sejumlah peran dalam sistem politik ataupun pemerintahan. Atau dapat dikatakan proses seleksi dan pengangkatan seseorang atau kelompok untuk menduduki suatu jabatan ataupun beberapa jabatan politik

Demikian penjelasan mengenai PENGERTIAN PARTAI POLITIK, CIRI-CIRI, TUJUAN DAN FUNGSI, semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: