PENGERTIAN NARKOBA DAN JENIS-JENISNYA



Narkotika dan obat-obatan berbahaya sudah menjadi masalah nasional bahkan internasional. Korban-korban terus bertambah walaupun penanggualangannya terus-menerus dilakukan.

Kata narkotika berasal dari bahasa Yunani yakni narke yang berarti beku, lumpuh, dan dungu. Narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintesisi maupun semisintesisi yang bisa menimbulkan, misalnya pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat, halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang menyebabkan efek ketergantungan bagi pemakainya. Jenis-jenis narkotika ialah sebagai berikut:

PENGERTIAN NARKOBA DAN JENIS-JENISNYA


1.      Opioida
Opioida atau opiat berasala dari kata opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium termasuk morfin.
Opioida dibagi menjadi 3 golongan yakni sebagai berikut:
a.       Opioida alami, misalnya opium, morfin, kodein, dan tebain.
b.      Opioida semisintesis, yakni opioida yang diperoleh dari bahan alami dengan sedikit perubahan kimia, misalnya heroin, hidromorfon, dan oksikodon.
c.       Opioida sintesis, misalnya meperidin, propoksifen dan levorfanol.

Bahan-bahan opioida yang sering digunakan ialah sebagai berikut:
a.      Candu
Candu berasal dari getah tanaman Papaver somniferum yang diolah menyerupai aspal lunak. Candu mengandung zat-zat aktif yang sering disalahgunakan. Candu juga diperjualbelikan didalam kemasan kotak kaleng dengan berbagai macam cap, antara lain ular, tengkorak, burung elang, bola dunia, dan cap 999. Pemakaiannya dengan cara dihisap.


b.      Morfin
Hasil olahan dari opium/candu mentah yang berwujud tepung halus berwarna putih ataupun dalam bentuk cairan berwarna dengan rasa pahit. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.

c.       Heroin
Biasanya ditemukan dalam pil, bubuk, dan juga cairan. Nama lainnya ialah pe-te, putih, bedak, putaw dan etep. Seseorang yang ketergantungan heroin disebut “chosing the dragon”. Efek pemakaian heroin, yakni kejang-kejang, mual, hidung mata selalu berair, kehilangan nafsu makan dan cairan tubuh, mengantuk, bicara tidak jelas, dan tidak dapat berkonsentrasi.

d.      Codein
Codein termasuk garam candu. Dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna.

e.       Methadone
Banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioida.
Efek yang ditimbulkan methadone yakni sebagai berikut:
1)      Ketidakjelasan dalam berbicara.
2)      Kerusakan penglihatan pada malam hari.
3)      Kerusakan pada liver dan ginjal.
4)      Peningkatan risiko terkena virus HIV, hepatitis, dan penyakit jantung.
5)      Kematian karena over dosis.

Gejala pecandu putus opioida akan mengalami kram otot, nyeri tulang, kram perut, mudah menguap, demam, dilatasi pupil, hipertensi, insomnia, kegelisahan, iritabilitas, depresi, lelah, mual, dan muntah-muntah.

2.      Kokain
Kokain didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca yang berasal dari Amerika Selatan. Daun tanaman belukar ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat guna mendapatkan efek stimulan.

Efek yang ditimbulkan akibat menggunakan kokain, yakni sebgai berikut:

a.       Menjadi bersemangat, gelisah dan tidak bisa diam, tidak bisa makan, paranoid (suka curiga), liver terganggu, tidak bisa tidur (cenderung terus beraktivitas), tetapi akan sulit berpikir dengan baik.
b.      Merusak otot jantung dan menyebabkan kematian.
c.       Berat badan menyusut, kejang-kejang, halusinasi, paranoid dan kerusakan ginjal.

Gejala pecandu kokain yang putus obat cenderung bunuh diri.

3.      Canabis
Canabis dikenal dengan nama Tetrahidrocana hidrol. Canabis dikenal dengan sebutan ganja, merijuana, grass, pet, weed, tea dan mary jane. Nama lain untuk menggambarkan tipe canabis dalam berbagai kekuatan adalah hemp, chasra, bhang, dagga, dinsemilla dan cimenk.

Efek penggunaan canabis antara lain mata akan terlihat sembab atau kantong mata terlihat bengkak, merah berair, sering bengong, pendengaran seperti berkurang, sulit berpikir, perasaan gembira serta selalu tertawa, cepat menjadi marah, dan tidak bergairah.

Demikian penjelasan mengenai PENGERTIAN NARKOBA DAN JENIS-JENISNYA, semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: