USAHA DAN UPAYA PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA

Akibat adanya bencana, misalnya seperti kebakaran hutan, gunung meletus, serta kebutuhan hidup manusia yang semakin meningkat, jumlah ataupun jenis flora dan fauna semakin lama terus berkurang, ataupun bahkan punah sama sekali keberadaannya di alam.

USAHA DAN UPAYA PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA


Guna menghindari kelangkaan serta kepunahan jenis tumbuhan (flora) dan satwa (fauna) tertentu maka diperlukan berbagai upaya pelestarian dari berbagai pihak, misalnya dengan dikeluarkannya undang-undang serta berbagai peraturan tentang pelestarian tumbuhan dan satwa.

Perlindungan dan pelestarian itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Perlindungan Satwa dan Tumbuhan, Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 301/Kpts-II/1991 tentang Daftar Satwa yang Dilindungi di Indonesia, SK Menteri Pertanian No. 82/Kpts-II/1992 tentang Penetapan Tambahan Beberapa Jenis Satwa yang Dilindungi oleh Undang-undang, serta beberapa Surat Keputusan (SK) pemerintah lain.

Selain usaha-usaha itu, usaha lain yang tidak kalah pentingnya ialah dengan didirikannya bermacam-macam perlindungan alam misalnya Taman Wisata, Hutan Lindung, Taman Nasional, Kebun Raya, Hutan Buru, serta Taman Laut.

Secara umum, perlindungan alam bisa diklasifikasikan menjadi dua, yakni perlindungan alam umum serta perlindungan alam dengan tujuan tertentu.

1.      Perlindungan Alam Umum
Perlindungan alam umum ialah suatu bentuk perlindungan terhadap suatu kesatuan flora, fauna, serta lingkungannya. Perlindungan alam ini dibagi menjadi tiga macam, yakni sebagai berikut.

  1.       National Park ataupun Taman Nasional, ialah keadaan alam yang menempati suatu daerah yang luas serta tidak diperkenankan ada rumah tinggal ataupun bangunan industri. Tempat ini digunakan sebagai sarana rekreasi ataupun taman wisata tanpa mengubah ciri-ciri mendasar dari ekosistem. Contohnya, Taman Safari di wilayah Cisarua Bogor serta Way Kambas di Lampung. Di tahun 1982 diadakan Kongres Taman Nasional Sedunia di Bali (World National Park Congress). Dalam kongres itu pemerintah Indonesia mengumumkan 16 taman nasional yang terdapat di Indonesia.

  1.       Perlindungan Alam Terbimbing, ialah perlindungan keadaan alam yang dibina oleh para ahli. Contohnya, Kebun Raya Bogor.

  1.       Perlindungan Alam Ketat, ialah perlindungan terhadap keadaan alam yang dibiarkan tanpa adanya campur tangan dari manusia, kecuali jika diperlukan. Tujuannya untuk penelitian serta kepentingan ilmiah. Contohnya, perlindungan badak bercula satu di Ujung Kulon.

2.     Perlindungan Alam dengan tujuan tertentu
Perlindungan alam dengan tujuan tertentu ialah suatu bentuk perlindungan yang hanya ditujukan pada aspek tertentu saja (khusus). Jenis-jenis perlindungan alam dengan tujuan tertentu antara lain sebagai berikut:
a.       Perlindungan Geologi, ialah perlindungan alam yang bertujuan melindungi formasi geologi pad wilayah tertentu. Contohnya, formasi Karst Rajamandala (masih dalam wacana) yang merupakan formasi batuan kapur di daerah Jawa Barat yang mempunyai nilai-nilai geografi, geologi, serta antropologi, juga nilai sejarah yang sangat tinggi berkaitan dengan ditemukannya bentukan alam gua-gua serta fosil manusia Sunda Purba di daerah itu.

b.      Perlindungan Alam Botani, ialah perlindungan alam dengan tujuan guna melindungi komunitas jenis tumbuhan tertentu. Contohnya, Kebun Raya Bogor.

c.       Perlindungan Alam Zoologi, ialah perlindungan alam yang bertujuan guna melindungi serta mengembangbiakkan hewan-hewan (fauna) langka.

d.      Perlindungan Monumen Alam, ialah perlindungan yang bertujuan guna melindungi benda-benda alam tertentu, misalnya stalaktit, stalagmit, gua, dan air terjun.

e.       Perlindungan Alam Antropologi, ialah perlindungan alam yang bertujuan gun melindungi suku bangsa yang terisolir. Contohnya, Suku Asmat di Papua dan Suku Badui di daerah Banten Selatan.

f.       Perlindungan Hutan, ialah bentuk perlindungan yang bertujuan guna melindungi serta melestarikan tanah, air, dan udara.

g.      Perlindungan Ikan, ialah perlindungan yang bertujuan guna melindungi jenis ikan yang terancam punah.

h.      Perlindungan Suaka Margasatwa, ialah perlindungan dengan tujuan melindungi hewan-hewan yang terancam punah, misalnya badak, gajah, dan harimau Sumatra.
i.        Perlindungan Pemandangan Alam, ialah perlindungan yang bertujuan guna melindungi keindahan alam. Contohnya, Ngarai Sianok di Sumatra Barat yang menjadi salah satu potensi wisata dengan fenomena alamnya yang indah.


Demikian penjelasan mengenai USAHA DAN UPAYA PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA, semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: