PENGERTIAN, SEJARAH, FUNGSI DAN JENIS BANK

1.      Pengertian Bank
Bank secara istilah berasal dari bahasa Italia yakni banque atau banca yang artinya bangku atau tempat penukaran uang. Istilah ini merujuk pada para bankir Florence di masa Renaissans yang melakukan transaksi dengan duduk di bangku yang berada di belakang meja penukaran uang.

PENGERTIAN, SEJARAH, FUNGSI DAN JENIS BANK


Pengertian bank ialah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang biasanya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang serta menertibkan promes atau yang lebih dikenal dengan banknote.

Sedangkan menurut undang-undang  perbankan yang berlaku, bank ialah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat ke dalam bentuk simpanan serta menyalurkannya kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk lainnya dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat luas.

Industri perbankan pun telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Industri perbankan menjadi lebih kompetitif dikarenakan deregulasi peraturan. Pada masa saat ini, bank mempunyai fleksibilitas pada berbagai layanan yang mereka tawarkan, lokasi tempat mereka beroperasi serta tarif yang mereka bayar untuk simpanan deposan.

2.      Sejarah Bank
Bank yang pertama kali didirikan berbentuk bentuk seperti sebuah firma pada umumnya pada tahun 1690, saat kerajaan Inggris berkemauan merencanakan membangun kembali kekuatan armada lautnya guna bersaing dengan kekuatan armada laut Perancis, namun pemerintahan Inggris saat itu tidak memiliki kemampuan pendanaan, kemudian berdasarkan gagasan William Paterson yang lalu oleh Charles Montagu direalisasikan menjadi membentuk suatu lembaga intermediasi keuangan yang akhirnya bisa memenuhi dana pembiayaan itu hanya dalam waktu dua belas hari.

Sejarah mencatat mulanya dikenalnya kegiatan perbankan ialah pada zaman kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Lalu, usaha perbankan tersebut berkembang ke Asia Barat oleh para pedagang. Perkembangan perbankan tersebut Asia, Afrika serta Amerika dibawa oleh bangsa Eropa ketika melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Asia, Afrika ataupun benua Amerika.

Jika ditelusuri sejarah dikenalnya perbankan di mulai dari jasa penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, pengertian bank dikenal sebagai meja tempat penukaran uang. Dalam perjalanan sejarah kerajaan saat masa dahulu penukaran uangnya dilakukan antar kerajaan yang satu dengan kerajaan yang lain. Kegiatan penukaran tersebut sekarang dikenal dengan sebutan Pedagang Valuta Asing (Money Changer). 

Lalu dalam perkembangan selanjutnya, kegiatan operasional perbankan berkembang lagi menjadi tempat penitipan uang ataupun yang disebut pada masa ini kegiatan simpanan. Selanjutnya kegiatan perbankan bertambah dengan adanya peminjaman uang. Uang yang disimpan oleh masyarakat, oleh perbankan dipinjamkan kembali ke masyarakat yang membutuhkannya. Jasa-jasa bank lainnya pun menyusul sesuai dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.


3.      Jenis-jenis Bank dan Fungsinya
Tiga kelompok utama dalam Institusi keuangan yakni bank komersial, lembaga tabungan, dan credit unions yang juga disebut sebagai lembaga penyimpanan sebab sebagian besar dananya berasal dari simpanan nasabah. Bank-bank komersial ialah kelompok terbesar lembaga penyimpanan jika diukur dengan besarnya aset. Mereka melakukan fungsi serupa dengan lembaga-lembaga tabungan serta credit unions, yaitu menerima deposito (kewajiban) serta membuat pinjaman ( Tetapi, mereka berbeda dalam komposisi aktiva serta kewajiban, yang jauh lebih bervariasi).

Perbandingan konsentrasi aset ukuran bank, menunjukkan bahwa konsolidasi perbankan tampaknya sudah mengurangi pangsa aset bank terkecil (aset di bawah $ 1 miliar). Bank-bank tersebut dengan aset dibawah $ 1 milliar lebih cenderung mengkhususkan diri pada ritel ataupun consumer banking, misalnya seperti memberikan hipotek perumahan, kredit konsumen serta deposito lokal.

Sedangkan, aset bank yang relatif lebih besar (dengan aset lebih dari $ 1 miliar), terdiri dari dua kelas ialah bank regional atau bank super regional. Mereka terlibat dalam grosir yang lebih kompleks mengenai kegiatan komersial perbankan, meliputi kredit konsumen dan perumahan serta pinjaman komersial ataupun industri (D & I Lending), baik secara regional ataupun nasional. Selain itu juga, bank - bank besar mempunyai akses untuk membeli dana (fund)  seperti dana antar bank ataupun dana pemerintah (federal funds)  guna membiayai pinjaman dan kegiatan investasi mereka.


Tetapi, beberapa bank yang sangat besar memiliki sebutan yang berbeda, yakni Bank Sentral. Saat ini, lima organisasi perbankan membentuk kelompok Bank Sentral, yakni: Bank New York , Deutsche Bank (melalui akuisisi bankir-bankir yang saling mempercayai), Citigroup, JP Morgan, serta Bank HSBC di Amerika Serikat. Namun, jumlahnya sudah menurun akibat megamergers. Penting untuk diperhatikan bahwa, aset ataupun pinjaman tidak selalu menjadi indikator suatu bank termasuk bank sentral. Tetapi, gabungan dari lokasi dengan ketergantungan pada sumber nondeposit ataupun pinjaman dana.

Demikian penjelasan mengenai PENGERTIAN, SEJARAH, FUNGSI DAN JENIS BANK, semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: