STRUKTUR DAN KAIDAH ATAU CIRI KEBAHASAAN TEKS ULASAN (REVIEW) FILM DAN DRAMA

1.      Struktur Teks Ulasan (Review) Film dan Drama
Teks ulasan film atau drama ialah teks yang isinya berupa tinjauan, ulasan, kupasan, tafsiran, evaluasi terhadap suatu karya, baik berupa film ataupun drama. Ulasan tersebut bisa berupa komentar, kritik, maupun saran untuk mengetahui kelebihan atau kekurangan karya tersebut.

STRUKTUR DAN KAIDAH ATAU CIRI KEBAHASAAN TEKS ULASAN (REVIEW) FILM DAN DRAMA


Struktur teks ulasan film atau drama ialah sebagai berikut:
a.       Orientasi, bagian teks yang berupa gambar umum film ataupun drama yang akan diulas, misalnya judul, kegunaan, dan sebagainya.

b.      Tafsiran isi, memuat pandangan penulis mengenai film atau drama yang diulas. Pada bagian ini, pengulas membandingkan karya tersebut dengan karya orang lain yang dianggap mirip. Pengulas juga menilai kekurangan serta kelebihan film atau drama dari sisi setting waktu, tokoh, pendidikan, dan serta cara pengambilan sudut pandang film atupun drama.

c.       Evaluasi, berisi penilaian terhadap film atau drama, penampilan dan produksi. Bagian ini pun berisi tentang gambaran terperinci film ataupun drama yang diulas.

d.      Rangkuman, pada bagian ini penulis memberikan ulasan akhir berupa simpulan film ataupun drama tersebut. Dalam hal ini, penulis menyampaikan opini berdasarkan ulasan tersebut.


2.      Kaidah atau Ciri Kebahasaan Teks Ulasan (Review) Film dan Drama
Teks ulasan yang baik harus disusun sesuai dengan struktur teks dan menggunakan kaidah kebahasaan, termasuk kaidah ejaan.

Berikut ini ialah contoh kaidah kebahasaan dalam teks ulasan film atau drama.
a.       Istilah
Istilah ialah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan ataupun sifat yang khas dalam bidang tertentu.
Istilah khusus ialah istilah yang digunakan dalam bidang tertentu dan pemakaiannya hanya dipahami oleh orang yang berkecimpung dalam bidnag tersebut.

b.      Sinonim dan antonim
Sinonoim ialah dua kata yang memiliki bentuk yang berbeda, namun memiliki arti atau pengertian yang sangat mirip. Sedangkan, antonim ialah dua kata yang berlawanan satu dengan yang lainnya.

c.       Verba (kata kerja)
Verba terdiri dari verba aktif dan verba pasif. Verba aktif ialah verba yang subjeknya berperan sebagai pelaku utama dalam suatu perbuatan. Sedangkan, verba pasif ialah verba yang subjeknya berperan sebagai sasaran tindakan.

d.      Nomina
Nomina atau kata benda ialah kelas kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, ataupun lainnya. Misalnya, meja, kursi dan perumahan.

e.       Pronomina
Pronomina atau kata ganti ialah jenis kata yang menggantikan nomina. Misalnya, saudara, bapak, ibu dan nyonya.

f.       Konjungsi
Konjungsi atau kata hubung ialah kata tugas yang berfungsi menghubungkan dua buah klausa, kalimat maupun paragraf. Misalnya, dan, atau, tetapi, jika dan agar

g.      Preposisi
Preposisi ialah kata tugas yang berfungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional. Misalnya, di, ke, dari dan pada

h.      Artikel
Artikel ialah kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina. Misalnya si dan sang.

i.        Kalimat simpleks dan kompleks
Kalimat simpleks ialah kalimat yang memiliki satu verba utama. Misalnya, “Sinetron percintaan banyak digemari kaum muda”.
Sedangkan, kalimat kompleks ialah kalimat yang memiliki dua verba bahkan lebih. Misalnya, “Sci-Fi ialah jenis film yang dikembangkan untuk mendapatkan dasar pembuatan alur film yang sesuai”.


Demikian penjelasan mengenai STRUKTUR DAN KAIDAH ATAU CIRI KEBAHASAAN TEKS ULASAN (REVIEW) FILM DAN DRAMA, semoga dapat bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: